Proyek Pelebaran Jalan Mahoni di Mataram Ancam Hilangkan Titik Parkir Resmi Milik Pemkot

Penulis: Wendra Kusuma  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 12:16:31 WIB
Pelebaran Jalan Mahoni di Mataram berpotensi menghilangkan titik parkir resmi milik Pemkot.

MATARAM — Rencana strategis pelebaran jalan di koridor Jalan Mahoni, Kelurahan Monjok Barat, Kecamatan Selaparang, memicu perhatian serius. Pasalnya, proyek dari Pemerintah Provinsi ini dipastikan akan memakan ruang parkir yang selama ini terdaftar secara resmi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram, Zulkarwin, mengakui adanya rencana tersebut. Namun, ia menegaskan koordinasinya berada di instansi lain.

"Memang ada rencana pelebaran dari Pemprov. Targetnya untuk pengetatan dan penataan koridor jalan. Tapi koordinasinya langsung dengan pihak PU kota karena itu wilayah jalan kota," ujarnya pada Rabu, 3 Juni 2026.

Dishub Tunggu Kejelasan Desain dari Dinas PU

Zulkarwin menyebut pihaknya belum bisa mengambil tindakan gegabah. Dishub masih menunggu kejelasan desain proyek dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Kami belum bisa memberi komentar banyak karena belum tahu pasti. Nanti coba kami cek dulu ke pihak PU," tegasnya.

Ia menambahkan, skenario pemindahan lokasi parkir memerlukan kajian mendalam. Semua keputusan akan bergantung pada tingkat aktivitas warga di sekitar koridor jalan tersebut.

Titik Parkir Terdaftar Berada di Samping, Bukan Depan Imigrasi

Zulkarwin menjelaskan, titik parkir yang terdampak berada di sisi jalan, bukan di area depan kantor. Ia menegaskan, zona depan Kantor Imigrasi kelas I TPI Mataram sejak awal memang merupakan area larangan parkir.

"Titik parkir yang terdaftar itu ada di bagian samping, bukan di depan. Kalau area depan imigrasi itu kan sejak awal memang dilarang untuk parkir," imbuhnya.

Proyek pelebaran ini ditargetkan untuk mengurai kemacetan parah yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Namun, dampaknya terhadap ketersediaan lahan parkir resmi menjadi persoalan yang harus segera dicarikan solusi oleh pemkot.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top