China Wajibkan Tombol Pemutus Daya Fisik dan Baterai Anti Meledak pada Mobil Listrik Mulai 2026

Penulis: Zaki Mubarak  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 02:42:31 WIB
Pemerintah China mulai 2026 mewajibkan tombol pemutus daya fisik pada mobil listrik untuk keselamatan darurat.

NUSA TENGGARA BARAT — Pemerintah China resmi mengumumkan dua standar nasional baru yang akan mengikat seluruh produsen kendaraan listrik di negara tersebut mulai 1 Juli 2026. Regulasi ini mencakup aspek keselamatan darurat kendaraan dan ketahanan baterai terhadap kebakaran maupun ledakan.

Tombol Pemutus Daya Fisik Satu Sentuhan untuk Evakuasi Darurat

Standar pertama mewajibkan setiap mobil listrik dibekali tombol pemutus daya fisik. Fungsinya untuk memutus aliran listrik bertegangan tinggi dari baterai secara langsung saat keadaan darurat.

Fitur ini dirancang agar tim penyelamat dan pengguna bisa mematikan sistem kelistrikan kendaraan hanya dengan satu sentuhan. Langkah ini memudahkan proses evakuasi penumpang dan penanganan kendaraan pasca-kecelakaan.

Baterai Wajib Anti Meledak, Bukan Cuma Peringatan Lima Menit

Standar kedua mengubah pendekatan keselamatan termal baterai secara fundamental. Pada aturan sebelumnya, produsen cukup memberikan peringatan lima menit sebelum terjadi kebakaran atau ledakan.

Dalam aturan baru, baterai harus mampu mencegah kebakaran dan ledakan sama sekali. Sinyal peringatan tetap wajib diberikan kepada pengguna, namun asap yang dihasilkan dari insiden termal juga tidak boleh membahayakan penumpang.

Uji Benturan Bawah Kendaraan dan Ketahanan Baterai Diperluas

Regulasi ini juga menambahkan prosedur uji benturan pada bagian bawah kendaraan. Tujuannya memastikan baterai tetap terlindungi saat mobil menghantam benda dari bawah, seperti batu atau tonjolan jalan.

Melansir CarNewsChina, ketahanan baterai juga akan diuji lebih jauh dalam berbagai skenario yang sebelumnya tidak tercakup. Langkah ini merespons sejumlah insiden kebakaran mobil listrik akibat kerusakan baterai dari benturan bawah.

Kebijakan ini menjadi standar keselamatan paling ketat untuk kendaraan listrik secara global. Produsen yang ingin menjual mobil listrik di pasar China mulai 2026 harus memenuhi kedua persyaratan tersebut.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: gridoto.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top