NUSA TENGGARA BARAT — Laga yang berlangsung di Atlanta Stadium itu menjadi momen bersejarah bagi sepak bola pria. Penso memimpin pertandingan sejak menit pertama hingga akhir dengan tegas, ditemani dua rekan senegaranya, Kathryn Nesbitt dan Brooke Mayo, sebagai asisten wasit.
Penunjukan ini menambah daftar panjang pencapaian Penso di level internasional. Sebelumnya, ia sudah dipercaya memimpin Piala Dunia Wanita 2023, termasuk partai final, serta dua edisi Piala Dunia Antarklub pada 2023 dan 2025.
Usai laga ini, Penso dijadwalkan menjadi wasit keempat pada pertandingan Grup H antara Uruguay dan Tanjung Verde. Jika penampilannya terus konsisten, bukan tidak mungkin ia kembali mendapat kepercayaan memimpin laga di babak gugur.
Penso menjadi satu dari dua wasit perempuan yang masuk dalam daftar 52 ofisial Piala Dunia 2026. Satunya lagi adalah Katia Itzel Garcia asal Meksiko.
Garcia sejauh ini dijadwalkan bertugas sebagai ofisial keempat di tiga pertandingan: Belanda vs Jepang (Grup F), Inggris vs Kroasia (Grup L), dan Amerika Serikat vs Australia (Grup D).
Kehadiran Penso dan Garcia melanjutkan inisiatif FIFA yang mulai melibatkan wasit perempuan di Piala Dunia pria edisi 2022. Saat itu, tiga nama tercatat: Stephanie Frappart (Prancis), Salima Mukansanga (Rwanda), dan Yoshimi Yamashita (Jepang).
Dari ketiganya, hanya Frappart yang benar-benar memimpin laga. Ia menjadi wasit utama di partai Kosta Rika vs Jerman pada babak grup. Frappart juga menjadi wasit cadangan di laga Meksiko vs Polandia dan Portugal vs Ghana.
Sementara itu, Mukansanga hanya bertugas sebagai wasit keempat di tiga laga, termasuk Prancis vs Australia dan Tunisia vs Prancis. Yamashita juga menjalani peran serupa di enam pertandingan, termasuk Inggris vs AS dan Belgia vs Kanada.