BIMA — Ratusan warga di Kampung Pali, Kelurahan Melayu, Kota Bima, serta Desa Naru dan Desa Nae di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima, akhirnya bisa bernapas lega. Pasokan air bersih yang sempat terputus akibat kemarau panjang mulai mengalir kembali setelah Satuan Brimob Polda NTB turun tangan.
Dua kompi dari Batalyon C Pelopor diterjunkan langsung memimpin pendistribusian. Komandan Kompi 1 memimpin penyaluran di wilayah Kota Bima, sementara Komandan Kompi 3 mengawal distribusi di Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.
Musim kemarau yang melanda wilayah Bima dalam beberapa pekan terakhir membuat sumber air bersih menyusut drastis. Warga kesulitan memenuhi kebutuhan harian, mulai dari minum, memasak, hingga sanitasi dasar. Kondisi ini memicu keprihatinan aparat kepolisian untuk bergerak cepat.
"Kami melihat langsung kesulitan yang dihadapi warga. Kehadiran kami tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu persoalan kemanusiaan seperti ini," ujar Kabid Humas Polda NTB, Mohammad Kholid, dalam keterangannya, Jumat.
Pendistribusian air bersih ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polri menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Bantuan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat yang mengaku sangat terbantu di tengah keterbatasan akses air bersih.
Menurut Kholid, kegiatan ini juga menjadi momen mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. "Semangat kebersamaan ini penting, terutama saat warga sedang menghadapi kesulitan," tambahnya.
Pihak Sat Brimob Polda NTB berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak kekeringan. Koordinasi dengan pemerintah daerah setempat terus dilakukan untuk memastikan pasokan air bersih dapat berkelanjutan selama musim kemarau masih berlangsung.
Belum ada pernyataan resmi mengenai jadwal distribusi lanjutan, namun aparat setempat memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan. Warga pun diimbau untuk menggunakan air bersih secara bijak hingga musim hujan tiba.