NUSA TENGGARA BARAT — Persib Bandung resmi mengumumkan Sandy Walsh sebagai bagian dari skuad Pangeran Biru untuk musim depan. Bek berusia 31 tahun itu memperpanjang daftar pemain naturalisasi yang memilih hijrah dari kompetisi luar negeri ke Liga Indonesia.
Sejak musim 2025/2026, delapan pemain naturalisasi sudah merapat ke klub-klub papan atas seperti Persib, Persija Jakarta, Bali United, dan Dewa United. Fenomena ini tidak hanya diisi oleh pemain veteran; lima dari delapan nama tercatat masih berusia di bawah 30 tahun.
Jordi Amat menjadi yang pertama memulai tren ini pada awal musim 2025/2026. Persija Jakarta mengumumkan kedatangan bek 34 tahun itu pada 5 Juli 2025.
Pengalaman menjadi faktor utama. Mantan bek Swansea City itu punya rekam jejak di Premier League, La Liga Spanyol, dan Liga Belgia. Jordi Amat sudah mengantongi paspor Indonesia sejak November 2022 dan hingga kini masih menjadi langganan skuad Garuda di berbagai ajang.
Dewa United memboyong Rafael Struick dari Brisbane Roar pada 17 Juli 2025. Pelatih Jan Olde Riekerink menggaet pemain 23 tahun itu karena usia muda dan pengalamannya berkarier di Belanda. Di level tim nasional, Struick beberapa kali menjadi pemain kunci dan kini tengah berupaya mencapai performa terbaiknya.
Bali United tidak mau ketinggalan. Jens Raven resmi merapat pada Juli 2025 dengan kontrak tiga tahun. Striker 20 tahun eks FC Dordrecht itu punya prospek menjanjikan. Pengalamannya di Liga Belanda menjadi acuan, dan ia juga menjadi tumpuan lini depan Timnas Indonesia kelompok usia, mulai dari U-19 hingga U-23.
Dominasi pemain muda dalam daftar ini menjadi sinyal positif. Liga Indonesia tidak lagi sekadar tempat pensiun bagi pemain naturalisasi senior. Lima dari delapan pemain masih berada di puncak usia produktif, menunjukkan daya tarik kompetisi lokal bagi pemain dengan garis keturunan Merah Putih untuk melanjutkan karier.
Kepindahan Sandy Walsh ke Persib memperkuat tren tersebut. Dengan pengalamannya di Eropa, ia diharapkan bisa menambah kekuatan lini belakang Pangeran Biru sekaligus menjaga ritme permainan menjelang agenda Timnas Indonesia ke depan.