Prakiraan Cuaca NTB Hari Ini 16 Juli 2026: Lima Wilayah Cerah Penuh, Waspada Kabut Pagi di Lombok Timur dan Suhu 34°C

Penulis: Yanuar Fahrezi  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 03:22:31 WIB
Cuaca cerah penuh menyelimuti Kota Bima, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Utara pada hari ini, 16 Juli 2026.

Empat Wilayah Cerah Penuh, Satu Diselimuti Kabut Pagi

Hari ini NTB benar-benar bebas dari hujan. Dari pagi hingga malam, Kota Bima, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Utara diprediksi cerah tanpa gangguan. Kondisi ini berbeda dengan Lombok Timur yang pagi harinya diselimuti udara kabur — fenomena ini biasa terjadi di wilayah lereng Rinjani saat musim kemarau, saat partikel debu dan uap air terperangkap di lapisan udara dekat permukaan.

Meski kabur hanya terjadi di pagi hari, dampaknya cukup signifikan bagi pengguna jalan di jalur Labuhan Pandan–Selong dan akses menuju Sembalun. Jarak pandang bisa menyusut drastis antara pukul 05.00 hingga 08.00 WITA. Setelah itu, Lombok Timur kembali cerah seperti wilayah lainnya hingga malam hari.

Suhu 34°C di Dua Wilayah — Puncak Panas Siang Hari

Kota Bima dan Lombok Tengah menjadi dua wilayah terpanas hari ini dengan suhu maksimum mencapai 34°C. Sementara Lombok Barat dan Lombok Utara sedikit lebih rendah di angka 32°C, dan Lombok Timur di kisaran 33°C. Suhu minimum di semua wilayah seragam di angka 21°C, yang biasanya terjadi menjelang subuh.

Puncak suhu tertinggi akan terasa pada pukul 12.00 hingga 15.00 WITA. Warga di Kota Bima dan Praya (Lombok Tengah) yang bekerja di sektor informal, pedagang kaki lima, atau petani ladang sebaiknya mengatur ulang jadwal kerja — istirahat di dalam ruangan pada jam-jam tersebut untuk menghindari sengatan panas langsung.

Perbedaan suhu antara siang dan malam mencapai 13°C — dari 34°C ke 21°C. Ini penting bagi lansia dan balita: pastikan mereka menggunakan pakaian yang bisa menyesuaikan suhu, atau sediakan selimut tipis saat malam tiba.

Yang Perlu Disiapkan Pengguna Jalan dan Petani Hari Ini

Bagi pengguna jalan, terutama yang melintasi Lombok Timur pagi hari:

  • Nyalakan lampu utama meski siang hari saat melewati area kabur di jalur timur Lombok.
  • Kurangi kecepatan di tikungan dekat Desa Sembalun Lawang dan Kecamatan Aikmel yang rawan kabur tebal.
  • Jaga jarak aman minimal 30 meter dari kendaraan di depan.

Bagi petani di seluruh NTB:

  • Hari ini tidak ada hujan, sehingga jadwal irigasi atau penyiraman tambahan perlu dipercepat, khususnya untuk tanaman palawija dan sayuran di Lombok Tengah dan Lombok Timur.
  • Suhu 34°C di siang hari berisiko membuat tanah cepat kering. Lakukan penyiraman pada pagi hari sebelum pukul 09.00 atau sore setelah pukul 16.00 untuk meminimalkan penguapan.
  • Peternak di Lombok Utara dan Bima disarankan menyediakan naungan tambahan bagi ternak di siang hari.

Jawaban atas Pertanyaan yang Paling Dicari Warga NTB

1. Kapan hujan akan turun lagi di NTB?
Berdasarkan data hari ini, tidak ada potensi hujan di lima wilayah NTB. Musim kemarau masih dominan. Curah hujan diprakirakan mulai muncul kembali pada awal November 2026, namun tetap pantau perkembangan cuaca harian melalui kanal resmi BMKG.

2. Wilayah mana yang paling panas hari ini?
Kota Bima dan Lombok Tengah sama-sama mencapai 34°C. Lombok Timur menyusul di 33°C. Suhu terendah ada di Lombok Barat dan Lombok Utara (32°C).

3. Apakah kabut di Lombok Timur berbahaya untuk penerbangan?
Kabur pagi di Lombok Timur umumnya tidak mengganggu penerbangan di Bandara Internasional Lombok (Lombok Tengah), karena jarak pandang di sekitar bandara masih aman. Namun, bagi penerbangan perintis atau helikopter yang melintasi wilayah timur, disarankan menunda lepas landas hingga pukul 09.00 WITA saat kabut benar-benar hilang.

Tabel Prakiraan Cuaca per Wilayah

Kota/Kabupaten Pagi Siang Malam Suhu Potensi Hujan
Kota BimaCerahCerahCerah21–34°CTidak
Lombok BaratCerahCerahCerah21–32°CTidak
Lombok TengahCerahCerahCerah21–34°CTidak
Lombok TimurUdara KaburCerahCerah21–33°CTidak
Lombok UtaraCerahCerahCerah21–32°CTidak

Sumber: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) — bmkg.go.id

Reporter: Yanuar Fahrezi
Back to top