MATARAM — Puluhan pegawai perempuan PLN yang tergabung dalam Srikandi PLN UP3 Sumbawa turun ke lapangan dengan balutan kebaya, bukan sekadar untuk merayakan Hari Kebaya Nasional. Mereka langsung berinteraksi dengan pelanggan untuk memeriksa kondisi kWh meter, memastikan instalasi listrik aman, serta mendampingi warga mengakses layanan digital melalui PLN Mobile.
Kegiatan bertajuk “Kebaya untuk Perempuan Berdaya, Melayani dengan Hati” ini menjadi ajang bagi PLN untuk menunjukkan bahwa peran perempuan di sektor ketenagalistrikan tidak hanya berada di belakang meja. Para Srikandi juga mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan keunggulan kendaraan listrik dalam mendukung transisi energi bersih.
Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, mengatakan pemilihan kebaya sebagai seragam lapangan memiliki makna mendalam. “Kebaya bukan hanya warisan budaya, tetapi juga mencerminkan semangat pengabdian, profesionalisme, dan kepedulian perempuan dalam mendukung pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya.
Menurut Firman, langkah ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa pekerjaan teknis kelistrikan hanya cocok dilakukan laki-laki. Para Srikandi membuktikan mampu menjalankan tugas pelayanan dan edukasi teknis secara langsung kepada masyarakat.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menambahkan bahwa momentum Hari Kemerdekaan menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk perempuan. “Srikandi PLN memiliki peran strategis dalam mendorong transformasi layanan berbasis digital sekaligus mendukung percepatan transisi energi bersih,” kata Yondri.
Edukasi mengenai kendaraan listrik dan SPKLU yang dilakukan para Srikandi di lapangan dinilai efektif menjangkau pelanggan rumah tangga. PLN menargetkan semakin banyak masyarakat NTB yang beralih ke energi listrik untuk transportasi sehari-hari, sejalan dengan target pemerintah mengurangi emisi karbon.
Selain pemeriksaan instalasi, para Srikandi juga mendampingi pelanggan yang kesulitan menggunakan aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memungkinkan pelanggan mengakses berbagai layanan kelistrikan secara digital, mulai dari pembayaran tagihan, pengaduan gangguan, hingga permohonan pasang baru.
PLN berharap langkah terbaru ini mampu meningkatkan keandalan layanan kelistrikan di seluruh Nusa Tenggara Barat, terutama menjelang perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-81 yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi listrik masyarakat.