LOMBOK BARAT — Sebanyak puluhan anak yatim dan dhuafa di Kelurahan Gerung Utara menerima paket bantuan pendidikan dari PLN UIW NTB melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Penyaluran yang berlangsung Jumat (31/7) itu digerakkan oleh PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Gerung.
Setiap penerima mendapatkan tas sekolah, buku tulis, alat tulis, seragam, serta santunan tunai. Bantuan ini diarahkan untuk meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan anak di tahun ajaran baru.
Manager PLN ULP Gerung, Alfa Kusnal Faizin, menegaskan bahwa pendidikan membutuhkan dukungan semua pihak. Menurutnya, bantuan ini diharapkan memotivasi anak-anak untuk terus belajar.
"Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan dukungan semua pihak," ujar Alfa. Ia berharap bantuan mampu meringankan beban keluarga sekaligus mendorong semangat belajar anak-anak.
Ketua YBM PLN UP3 Mataram, Miftakhul Munir, menjelaskan bahwa proses seleksi penerima manfaat dilakukan secara partisipatif. Koordinasi dengan tokoh masyarakat dan lembaga sosial setempat dilakukan agar bantuan tepat sasaran.
"Kami berharap bantuan ini tidak hanya memenuhi kebutuhan sekolah, tetapi juga membawa semangat dan harapan bagi anak-anak penerima manfaat," kata Miftakhul.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menyebut peringatan HUT RI menjadi momentum bagi PLN untuk berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia. Program ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan di luar layanan kelistrikan.
"Melalui bantuan ini, kami berharap anak-anak penerima manfaat semakin bersemangat belajar dan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk meraih masa depan. Inilah salah satu wujud kepedulian PLN dalam memaknai semangat kemerdekaan," ujar Yondri.
YBM PLN sendiri rutin menjalankan program sosial di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, kemanusiaan, dan dakwah. Komitmen ini dijalankan sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di Nusa Tenggara Barat.