Ram Recall 1,27 Juta Unit Ram 1500 Model 2019–2026 karena Sabuk Pengaman Baris Kedua Bermasalah

Penulis: Valdi Pratama  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:59:31 WIB
Pabrikan menarik kembali 1,27 juta unit Ram 1500 model 2019–2026 untuk pemeriksaan sabuk pengaman baris kedua.

NUSA TENGGARA BARAT — Penarikan kembali atau recall ini mencakup Ram 1500 keluaran model tahun 2019 hingga 2026. Di luar Amerika Serikat, penarikan ini juga berdampak pada sekitar 156.138 unit di Kanada dan 74.084 unit di Meksiko. Pengumuman resmi dari pabrikan menyebutkan bahwa jangkar sabuk pengaman (seatbelt anchor) pada kursi baris kedua diduga tidak terpasang sempurna ke struktur bodi kendaraan.

Sabuk Pengaman Berpotensi Gagal saat Kecelakaan

Menurut keterangan resmi pabrikan, posisi dudukan sabuk pengaman di kursi tengah dan kursi sisi pengemudi pada baris kedua merupakan titik yang bermasalah. Komponen tersebut dikhawatirkan tidak terpasang sesuai prosedur sehingga tidak memenuhi standar keselamatan federal. Dalam skenario kecelakaan, sabuk pengaman yang jangkarnya longgar bisa gagal mengunci tubuh penumpang, meningkatkan risiko cedera serius.

Masalah ini bukan sekadar soal kenyamanan, melainkan menyangkut fungsi perlindungan penumpang. Pabrikan menyadari potensi bahaya tersebut dan memilih melakukan recall sukarela sebelum ada laporan korban jiwa.

Prosedur Perbaikan dan Cara Cek Unit Terdampak

Pemilik Ram 1500 yang termasuk dalam daftar recall akan menerima pemberitahuan resmi dari pabrikan. Mereka diminta membawa kendaraannya ke dealer terdekat untuk menjalani inspeksi menyeluruh. Teknisi dealer akan memeriksa kondisi sabuk pengaman di kursi belakang, dan jika ditemukan kelainan, komponen tersebut akan dipasang ulang ke struktur bodi kendaraan.

Seluruh biaya perbaikan ditanggung pabrikan alias gratis bagi pemilik. Prosedur ini berlaku untuk semua unit terdampak, baik yang masih dalam masa garansi maupun sudah melewatinya.

Dokumen Resmi Menyusul di Situs NHTSA

Dokumen resmi recall akan segera diajukan ke National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), namun belum bisa diakses publik saat artikel ini ditulis. Begitu dokumen tersebut terbit, pemilik yang khawatir unitnya terdampak bisa memeriksa melalui situs web recall NHTSA dengan memasukkan nomor identifikasi kendaraan (VIN).

Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pabrikan terhadap keselamatan pengguna. Bagi pemilik Ram 1500 model 2019–2026, mengecek status VIN kendaraan secara berkala adalah langkah bijak sebelum pengumuman resmi keluar.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: caranddriver.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top