MATARAM — Sekretaris KONI NTB, M. Nur Haedin, mengungkapkan bahwa Pelatda menjadi rencana utama dalam mematangkan kesiapan kontingen tuan rumah. Pria yang akrab disapa Edo itu menyebut, pelatihan kemungkinan besar akan dimulai antara Oktober hingga Desember tahun ini, kemudian berlanjut hingga 2027 dan berakhir jelang PON 2028.
“Paling tidak kalau tidak bisa mengejar September, ya Oktober, November, Desember tahun ini. Kemudian lanjut 2027 sampai ke PON nanti,” ujarnya, Minggu (2/8).
Edo menegaskan bahwa target masuk lima besar bukan sekadar wacana. Target tersebut telah dikoordinasikan langsung antara KONI provinsi dengan Pemerintah Provinsi NTB sebagai bagian dari komitmen menjadi tuan rumah yang berprestasi.
“Karena NTB tuan rumah PON. Tentunya ada target memang yang sudah dikoordinasikan KONI provinsi bersama Pemda Provinsi NTB itu. Target kita bisa masuk peringkat lima besar di PON nanti 2028,” terangnya.
Pelatda nantinya akan menjadi ajang mengasah cabang olahraga (cabor) unggulan. Prioritas diberikan pada cabor yang dinilai potensial, terutama yang berhasil mendulang medali emas pada PON Aceh-Sumatra Utara sebelumnya. Meski begitu, semua cabor tetap diusahakan berjalan bersamaan.
“Tapi kita harapkan semua cabor lah kalau bisa diusahakan. Supaya berjalan bersamaan semua. Karena mengukur Pelatda ini artinya mengukur keberhasilan kontingen dari Pelatda ini yang utama,” pungkasnya.
Mengenai tenaga kepelatihan, KONI NTB memastikan tidak akan kekurangan juru strategi. Edo menegaskan pihaknya telah menyiapkan pelatih-pelatih asal daerah yang memiliki reputasi dan kemampuan bersaing di level nasional.
“Karena pelatih-pelatih kita ini tangguh-tangguh, hebat-hebat, bisa bersaing secara nasional,” tegasnya.
Mengikuti pola umum pelatda sebelumnya, program latihan akan difokuskan pada berbagai agenda strategis. Mulai dari try-out dan try in, latih tanding, partisipasi aktif pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas), hingga pelatihan Pra-PON.
Kesiapan atlet dan pelatih ini diharapkan mampu membawa NTB tampil maksimal di hadapan publik sendiri pada perhelatan multi-event terbesar di Tanah Air tersebut.