MATARAM — Sejumlah mahasiswa Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Malaysia, turun langsung bersentuhan dengan kehidupan masyarakat di Pulau Lombok dalam program kolaborasi pengabdian masyarakat bersama FDIK UIN Mataram. Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini tidak sekadar menjadi ajang mobilitas pelajar, tetapi juga ruang pertukaran pengetahuan, interaksi sosial, dan komunikasi lintas budaya.
Dekan FDIK UIN Mataram, Dr. Lalu Ahmad Zainuri, menegaskan bahwa kemitraan internasional harus menghasilkan aktivitas akademik yang berdampak nyata, bukan hanya berhenti pada dokumen kerja sama. Program ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada mahasiswa, institusi, dan masyarakat Lombok.
"Kolaborasi ini bukan sekadar mobilitas mahasiswa, tetapi bagian dari implementasi Tri Dharma dalam skala internasional. Kami ingin kerja sama dengan UniSZA hadir melalui kegiatan nyata, menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman, sekaligus memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat," ungkapnya.
Selama program berlangsung, FDIK UIN Mataram memberikan pendampingan dan memfasilitasi berbagai kegiatan sharing knowledge, pertukaran budaya, serta pengabdian bersama masyarakat. Sejumlah mahasiswa UIN Mataram dilibatkan sebagai student volunteer untuk mendampingi mahasiswa UniSZA di lapangan.
Keterlibatan mahasiswa lokal ini menjadikan program tersebut sebagai ruang pembelajaran kolaboratif. Mereka saling bertukar pengalaman akademik, sosial, dan budaya secara langsung di tengah masyarakat, memperkuat hubungan antarmahasiswa kedua negara.
Dr. Lalu Ahmad Zainuri menyebut kegiatan ini memiliki posisi strategis dalam mendukung pencapaian visi dan misi FDIK UIN Mataram. Program ini dinilai mampu memperkuat kualitas pendidikan, pengabdian masyarakat, jejaring akademik, dan rekognisi internasional fakultas.
Kolaborasi lintas negara ini juga diharapkan membuka peluang pengembangan program lain di masa mendatang. Beberapa di antaranya adalah pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, publikasi bersama, seminar internasional, hingga pengabdian masyarakat berbasis keilmuan dakwah dan komunikasi.
"Melalui kolaborasi bersama UniSZA Malaysia, FDIK UIN Mataram terus mendorong pola internasionalisasi yang tidak berhenti pada dokumen kerja sama, tetapi diwujudkan melalui program yang produktif dan berkelanjutan. Pengabdian masyarakat berbasis Tri Dharma ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang memperkuat hubungan UIN Mataram–UniSZA sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperluas pengalaman global mahasiswa," tutupnya.