SUMBAWA BESAR — Pemkab Sumbawa menargetkan kapal wisata berukuran besar bisa bersandar langsung di Labuhan Jambu. Perpanjangan sekitar 30 meter dari lokasi eksisting menjadi langkah awal yang didorong pemerintah daerah.
"Salah satu yang saat ini didorong pemerintah yakni memperpanjang dermaga yang berada di Labuhan Jambu sekitar 30 meter dari lokasi eksisting saat ini. Hal itu kami lakukan agar kapal berukuran besar bisa sandar," kata Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, Selasa (22/9).
Selain Labuhan Jambu, Pemkab Sumbawa mendorong realisasi pembangunan Dermaga Ai Bari. Dermaga itu dinilai penting karena akan menghubungkan Sumbawa dengan Dermaga Calabai di Kabupaten Dompu.
Ai Bari sudah masuk tahap perencanaan khusus pemerintah dan menjadi bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Samota. Pemkab Sumbawa terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar pembangunannya segera terealisasi.
"Studi kelayakan memang sudah pernah dilakukan lima tahun lalu, tetapi karena kondisi kawasan berkembang pesat, maka perlu kita lakukan review kembali sesuai kondisi terkini," ujarnya.
Pemerintah daerah menyiapkan lahan sekitar 3 hektare untuk dermaga tersebut. Pengadaan lahan sudah dilakukan sejak lima tahun lalu, sehingga tinggal disempurnakan melalui penyusunan dokumen perencanaan.
Menurut Bupati, dermaga ini akan menjadi penghubung transportasi laut menuju Pulau Moyo, Calabai, dan Dompu. Keberadaannya juga memudahkan wisatawan menuju lokasi hiu paus di Kecamatan Tarano.
"Dermaga ini bukan sekadar dermaga, tetapi akan menjadi penopang bagi transportasi, pariwisata, hingga aktivitas ekonomi masyarakat sehingga keberadaan dermaga ini kami anggap sangat penting," tukasnya.