NUSA TENGGARA BARAT — Indonesia akhirnya memecah kebuntuan medali emas di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya setelah tim beregu putra bulu tangkis menaklukkan China 3-2 di partai final. Tambahan satu emas, dua perak, dan satu perunggu membawa Merah Putih melesat ke peringkat 16 klasemen, naik tujuh posisi dari sebelumnya di urutan 23.
Kemenangan dramatis di nomor beregu putra menjadi titik balik kontingen Indonesia di Asian Games 2026. Sempat tertinggal 0-2 dari China, tim beregu putra bangkit dan berbalik unggul 3-2 berkat penampilan Moh Zaki Ubaidillah yang memastikan kemenangan di partai terakhir.
Emas tersebut menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak perebutan medali dimulai pada Minggu (20/9). Setelah empat hari penantian, Merah Putih akhirnya membuka keran medali tertinggi di ajang multicabang terbesar Asia itu.
Jalannya final beregu putra berlangsung menegangkan. Indonesia harus tertinggal 0-2 lebih dulu sebelum akhirnya membalikkan keadaan menjadi 3-2. Partai penentu yang dimainkan Moh Zaki Ubaidillah menjadi momen krusial yang mengunci emas untuk Indonesia.
Kemenangan itu sekaligus mengangkat posisi Indonesia di klasemen medali yang sempat tertahan di peringkat ke-23. Tambahan emas dari bulu tangkis membuat Merah Putih menyalip sejumlah rival Asia Tenggara.
Sejumlah negara tetangga yang lebih dulu meraih emas di Asian Games 2026 kini berada di bawah Indonesia. Singapura, Vietnam, Filipina, dan Myanmar harus rela dilewati Merah Putih setelah emas dari cabang bulu tangkis diraih.
Total, Indonesia kini mengoleksi 20 medali. Rinciannya, satu emas, empat perak, dan 15 perunggu. Selain emas, Indonesia juga menambah dua perak dan satu perunggu pada periode perolehan medali terbaru.
Posisi 16 menjadi modal penting bagi Indonesia untuk terus menambah pundi-pundi medali di sisa gelaran Asian Games 2026. Cabang-cabang andalan lain masih menyimpan peluang, terutama dari sektor bulu tangkis nomor perorangan dan sejumlah cabang kekuatan tradisional Indonesia.
Dengan persaingan klasemen yang masih ketat, setiap medali emas tambahan akan sangat menentukan posisi akhir kontingen. Indonesia berpeluang memperbaiki peringkat jika mampu menjaga momentum kemenangan di hari-hari berikutnya.