NUSA TENGGARA BARAT — Pengguna iPhone yang mengeluh perangkatnya melambat setelah update iOS 27 bisa mencoba mematikan tiga fitur sistem yang paling menyedot tenaga grafis dan prosesor. Efek Liquid Glass, mode hemat daya yang dibiarkan menyala seharian, hingga bug layar freeze jadi penyebab utama. Penyesuaian ini tidak menghapus data dan bisa dibalik kapan saja.
Sejak memasang iOS 27, sejumlah pengguna melaporkan layar yang mendadak tidak merespons sentuhan hingga emoji yang terkirim sebagai berkas gambar raksasa. Keluhan soal perangkat terasa hangat dan lag pun muncul di berbagai forum. Sebagian besar lag pasca-update berasal dari proses indeks latar belakang yang biasanya mereda dalam beberapa hari.
Namun ada cara mempercepatnya tanpa menunggu Apple merilis perbaikan bug. Menonaktifkan beberapa fitur berat di pengaturan langsung memangkas beban kerja chip grafis dan prosesor. Berikut tiga penyesuaian yang bisa dicoba.
Liquid Glass adalah bahasa desain transparan yang diperkenalkan Apple sejak iOS 26. Tampilannya memantulkan cahaya sekitar dan wallpaper secara real-time. Efek inilah yang membuat chip grafis bekerja ekstra sepanjang waktu.
Apple sebenarnya menyediakan pengatur intensitas lewat menu Settings, Appearance, Liquid Glass. Slider di sana bisa menaikkan tingkat tint dan opasitas agar teks lebih mudah dibaca. Sayangnya, slider itu hanya mempertegas tampilan, bukan menghentikan proses rendering di belakang layar.
Untuk mematikan efek kaca sepenuhnya, buka Settings, masuk ke Accessibility, pilih Display & Text Size, lalu aktifkan Reduce Transparency. Langkah ini menghilangkan beban grafis yang paling besar dari antarmuka iOS 27.
Banyak pengguna membiarkan Low Power Mode aktif terus-menerus dengan harapan baterai lebih awet. Kebiasaan ini justru merugikan performa. Fitur tersebut bekerja dengan memotong kecepatan prosesor hingga setengahnya.
iOS 27 memang membawa perbaikan pengelolaan tugas latar belakang saat baterai menipis. Meski begitu, throttling tetap terjadi dan membuat aplikasi lambat dimuat serta browsing terasa tersendat. Low Power Mode dirancang sebagai jaring pengaman saat baterai menyentuh 20 persen dan perangkat sedang tidak dipakai.
Menonaktifkannya cukup lewat Settings, Battery, Power Mode, lalu matikan toggle Low Power Mode. Setelah itu, animasi dan perpindahan antar-aplikasi kembali berjalan normal.
Ada bug yang diketahui di iOS 27: layar membeku total ketika pengguna menarik Control Center atau Notification Center terlalu cepat. Ikon senter dan kamera tertahan di bagian atas layar, sementara sentuhan tidak lagi terbaca.
Karena layar tidak merespons, slider matikan perangkat normal tidak bisa diakses. Solusinya adalah hard reset lewat kombinasi tombol fisik. Tekan dan lepaskan tombol Volume Up, tekan dan lepaskan Volume Down, lalu tahan tombol Power sampai layar gelap dan logo Apple muncul.
Proses ini membersihkan kondisi memori yang membeku dan mengembalikan respons sentuhan. Data pengguna tidak terhapus sama sekali. Hard reset aman dilakukan kapan pun perangkat mengalami freeze serupa.
Tiga langkah di atas menyasar penyebab lag yang paling sering dikeluhkan. Jika perangkat masih terasa berat setelah semuanya dimatikan, kemungkinan besar proses indeks latar belakang belum selesai. Beri waktu satu hingga dua hari sebelum menyimpulkan iOS 27 benar-benar bermasalah di perangkat Anda.
Pengguna yang baru pertama kali mengenal istilah seperti throttling atau rendering sebaiknya mulai dari Reduce Transparency. Efeknya paling terasa dan risikonya paling kecil. Sementara pemilik iPhone lawas dengan kapasitas baterai menurun disarankan tidak memaksa perangkat bekerja berat dengan efek visual penuh.