MATARAM — Manajemen dan keluarga besar Bank NTB Syariah menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten Lombok Tengah. Ucapan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang menegaskan posisi bank daerah sebagai mitra pembangunan pemerintah kabupaten.
Dalam pernyataannya, Bank NTB Syariah berharap Kabupaten Lombok Tengah semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing. Harapan itu disertai dorongan agar pembangunan berjalan berkelanjutan dan pelayanan publik semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat.
Komitmen Sinergi dengan Pemkab Lombok Tengah
Bank NTB Syariah menyatakan komitmen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Kolaborasi itu diarahkan pada tiga hal: mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat UMKM, serta memperluas akses layanan keuangan syariah bagi masyarakat.
Ketiga fokus tersebut menyentuh langsung sektor usaha kecil yang menjadi tulang punggung perekonomian Lombok Tengah. Akses pembiayaan syariah dinilai menjadi salah satu kunci agar pelaku UMKM di kabupaten itu bisa naik kelas.
Makna Hari Jadi ke-81 bagi Pembangunan Daerah
Peringatan hari jadi ke-81 menjadi penanda perjalanan panjang Kabupaten Lombok Tengah dalam membangun wilayahnya. Bank NTB Syariah menempatkan momen tersebut sebagai titik penguatan kemitraan antara lembaga keuangan daerah dan pemerintah kabupaten.
Sinergi semacam ini lazim dibutuhkan daerah untuk mempercepat pemerataan layanan keuangan. Selama ini, jangkauan layanan keuangan syariah di wilayah pedesaan masih menjadi pekerjaan rumah bersama.
Pesan "Kerja Nyata, Wujudkan Masmirah"
Dalam pernyataannya, Bank NTB Syariah turut mengangkat pesan "Kerja Nyata, Wujudkan Masmirah". Pesan itu menegaskan harapan agar Kabupaten Lombok Tengah semakin maju, sejahtera, dan bermakna bagi seluruh masyarakat.
Bank NTB Syariah merupakan bank pembangunan daerah yang beroperasi dengan prinsip syariah di Nusa Tenggara Barat. Keberadaannya menjadi salah satu instrumen pendorong ekonomi daerah, khususnya bagi sektor UMKM dan usaha mikro di tingkat desa.