JAKARTA — Suroso Isnandar resmi mengisi kursi Direktur Utama PT PLN (Persero) setelah diputuskan dalam RUPSLB. Posisi yang ditinggalkan Darmawan Prasodjo itu diserahkan melalui mekanisme rapat pemegang saham. Penunjukan menandai pergantian pucuk pimpinan di perusahaan setrum pelat merah tersebut.
Sebelumnya, Suroso menjabat Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN. Jabatan itu memberinya pengalaman langsung menangani proyek pembangkit dan pengembangan energi bersih. Pengalaman tersebut menjadi modal memimpin PLN ke depan.
Agenda Transformasi Jadi Prioritas Kepemimpinan Baru
Penetapan Suroso menjadi bagian dari estafet kepemimpinan untuk melanjutkan agenda transformasi PLN. Agenda itu mencakup penguatan keandalan sistem kelistrikan. Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan juga masuk dalam daftar lanjutan.
Selain itu, pengembangan energi baru terbarukan dan peningkatan layanan pelanggan menjadi fokus berikutnya. Keempat pilar itu disebut akan dijalankan di bawah kepemimpinan Suroso.
PLN Apresiasi Kontribusi Darmawan Prasodjo
PLN menyampaikan apresiasi kepada Darmawan Prasodjo atas dedikasi dan kontribusinya dalam mengawal transformasi perusahaan. Ucapan terima kasih itu disampaikan melalui pernyataan resmi perusahaan. Darmawan dinilai berperan besar selama masa kepemimpinannya.
Arah Baru: Listrik Andal, Terjangkau, dan Lebih Bersih
Di bawah kepemimpinan Suroso, PLN akan melanjutkan program strategis penyediaan listrik yang andal, terjangkau, dan berkualitas. Perusahaan juga menargetkan pasokan listrik yang semakin bersih. Langkah itu sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Bagi pelanggan di daerah, arah kebijakan ini berdampak langsung pada keandalan pasokan rumah tangga dan industri. Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah luar Jawa kerap menjadi sorotan karena kebutuhan listrik terus tumbuh seiring investasi daerah.