Pencarian

32 Brimob NTB Perkuat Pemadaman Karhutla Kotim, Total Personel Capai 480 Orang

Senin, 19 Oktober 2026 • 12:01:02 WIB
32 Brimob NTB Perkuat Pemadaman Karhutla Kotim, Total Personel Capai 480 Orang
Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menyatakan personel penanganan karhutla sudah memadai dengan tambahan 32 personel Brimob NTB.

SAMPIT — Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor menyatakan jumlah personel yang tersedia saat ini pada dasarnya sudah memadai. Persoalan sesungguhnya ada di medan: petugas harus menembus kawasan hutan sejauh puluhan kilometer untuk mencapai titik api.

"Untuk personel sebenarnya kita cukup. Kita juga baru mendapat tambahan dari Brimob NTB sebanyak 32 orang. Hanya saja, kesulitan kita adalah jangkauan yang bisa puluhan kilometer masuk ke hutan, dan yang paling utama adalah titik air," kata Halikinnor, Senin (19/10/2026).

Menurutnya, keberhasilan penanganan karhutla tidak hanya bergantung pada jumlah petugas. Kemudahan menjangkau lokasi dan ketersediaan pasokan air sama menentukan.

Perkotaan Lebih Mudah, Camba dan Ganepo Jadi Titik Terberat

Penanganan di kawasan perkotaan relatif lebih cepat karena sumber air mudah diperoleh. Sebanyak 38 unit pelaksana teknis yang dikerahkan turut membantu kelancaran operasi.

Kondisi berbeda terjadi di Desa Camba, Kecamatan Ketapang, dan Desa Ganepo, Kecamatan Seranau. Titik kebakaran berada jauh di dalam kawasan hutan, akses terbatas, dan sumber air sulit ditemukan.

Khusus di Ganepo, posisi kebakaran yang berada di seberang Sungai Mentaya membuat upaya menjangkau lokasi lewat jalur darat semakin sulit.

"Kalau di perkotaan, penanganannya bisa lebih efektif karena pasokan air lebih mudah. Tetapi di Camba dan Ganepo, lokasinya jauh masuk hutan dan sumber air juga tidak tersedia. Itu yang menjadi kendala kita sekarang," ungkap Halikinnor.

Pemkab Kotim Berharap Water Bombing dan Hujan Lebat

Pemkab Kotim berharap dukungan pemadaman melalui metode water bombing atau penyiraman air dari udara dapat dilakukan. Cara itu dinilai mampu menjangkau kawasan yang tidak terjangkau petugas dari darat.

Pemerintah daerah juga menunggu hujan dengan intensitas tinggi turun untuk membantu memadamkan api yang masih bertahan di kawasan hutan.

Dengan bergabungnya personel Brimob NTB, kekuatan penanganan karhutla di Kotim kini sekitar 480 orang. Tambahan dukungan diharapkan memperkuat operasi, terutama di wilayah dengan tingkat kesulitan tinggi.

Keterbatasan sumber air dan akses menuju titik api tetap menjadi pekerjaan utama. Dukungan personel, peralatan, dan strategi yang sesuai medan dibutuhkan agar pengendalian karhutla di Kotim berjalan lebih cepat.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: seputarborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks