SUMBAWA BARAT — Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan khidmat. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Upacara Pemda Graha Fitrah ini diikuti sekitar 400 peserta dari berbagai unsur instansi dan pendidikan.
Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, ST., M.Si., bertindak langsung sebagai inspektur upacara yang dimulai pukul 07.40 WITA tersebut. Momentum tahunan ini menjadi pijakan strategis bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat arah kebijakan pendidikan di Bumi Pariri Lema Bariri.
Amar Nurmansyah dalam pidatonya menyoroti peran vital pendidikan dalam mencetak generasi kompetitif. Menurutnya, Hardiknas bukan sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi nyata dalam memajukan dunia pendidikan.
"Pendidikan adalah fondasi utama membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing," tegas Amar di hadapan ratusan peserta upacara.
Bupati mengajak para pemangku kepentingan untuk terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Hal ini dinilai krusial agar siswa di KSB mampu beradaptasi dengan tantangan zaman yang kian dinamis.
Upacara ini dihadiri jajaran Forkopimda lengkap, termasuk Wakil Bupati Sumbawa Barat dan Ketua DPRD. Kehadiran pejabat teras ini menunjukkan komitmen kolektif dalam mendukung program-program literasi dan edukasi di tingkat daerah.
Kasdim 1628/Sumbawa Barat dan Wakapolres Sumbawa Barat juga hadir mewakili pimpinan masing-masing instansi. Keterlibatan TNI-Polri menjadi sinyal kuat bahwa pembangunan karakter bangsa dimulai dari penguatan sektor pendidikan yang aman dan kondusif.
Dukungan personel Koramil 1628-01/Taliwang di lapangan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tertib. Sinergitas lintas sektor ini diharapkan terus berlanjut dalam berbagai program pembangunan daerah lainnya di masa depan.
Selain jajaran pimpinan daerah, upacara turut dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Kejaksaan Negeri, hingga Kepala BNNK Sumbawa Barat. Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan SKPD juga memenuhi barisan undangan di Komplek Kemutar Telu Center (KTC).
Partisipasi luas dari berbagai lembaga ini menegaskan bahwa urusan pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif. Koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam mengimplementasikan kebijakan pendidikan yang merata hingga ke pelosok desa.
Pemerintah daerah optimistis penguatan sektor pendidikan akan berdampak langsung pada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) di Sumbawa Barat. Melalui momentum Hardiknas 2026, KSB menargetkan akselerasi kualitas lulusan yang siap pakai di dunia kerja maupun sektor wirausaha.
Langkah ini sejalan dengan visi besar daerah untuk menjadikan Sumbawa Barat sebagai salah satu pusat pengembangan SDM unggul di Provinsi NTB. Investasi pada sektor pendidikan dipandang sebagai instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Seluruh rangkaian upacara berakhir dengan lancar pada pukul 09.00 WITA. Pemerintah daerah menjadwalkan sejumlah program penguatan kapasitas guru dan perbaikan fasilitas sekolah sebagai tindak lanjut dari komitmen yang disampaikan dalam peringatan Hardiknas tahun ini.