Wamendagri Akhmad Wiyagus Resmikan Gerakan Pangan Murah di Lombok Barat, Warga Antre Beli Sembako Murah

Penulis: Wendra Kusuma  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 12:57:42 WIB
Wamendagri Akhmad Wiyagus meresmikan Gerakan Pangan Murah di Pantai Senggigi, Lombok Barat.

LOMBOK BARAT — Antrean warga terlihat di setiap stan yang menjual beras, telur, bawang, sayuran, hingga daging di pelataran Pantai Senggigi, Selasa (19/5/2026). Mereka datang sejak pagi sambil membawa kantong belanja, menyambut program yang digagas pemerintah pusat bersama Pemkab Lombok Barat tersebut.

Wamendagri Akhmad Wiyagus tiba didampingi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Keduanya berkeliling menyapa warga yang tengah berbelanja, sesekali berhenti untuk berbincang langsung dengan para pembeli.

Pemerintah Waspadai Tekanan Inflasi dari Harga Pangan

Di lokasi yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap faktor-faktor pemicu inflasi. Menurutnya, kondisi geopolitik, produksi pangan dalam negeri, distribusi barang, hingga jalur transportasi harus terus dipantau pemerintah daerah.

“Saya mengapresiasi, melihat satu gerakan yang saat ini, pagi ini juga diadakan, yaitu gerakan pangan murah. Kita pastikan inflasi terkendali di NTB, khususnya di Lombok Barat ini,” ujar Bima Arya dalam sambutannya saat apel pagi bersama ASN Lombok Barat dan praja IPDN regional NTB.

Gerakan Pangan Murah dinilai menjadi salah satu solusi cepat untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah diminta tidak hanya menggelar pasar murah, tetapi juga mengantisipasi gangguan rantai pasok yang bisa memicu lonjakan harga.

Praja IPDN Ikut Bersih-bersih Pantai Senggigi

Usai meresmikan kegiatan, Wiyagus bersama para praja IPDN regional NTB turun langsung membersihkan kawasan Pantai Senggigi. Aksi ini menjadi rangkaian agenda yang menggabungkan kepedulian sosial dengan kelestarian lingkungan.

Wiyagus juga menyemangati jajaran Pemkab Lombok Barat dan para praja yang terlibat dalam kegiatan tersebut. “Lombok Barat, kerja nyata!” serunya bersama Bupati Lombok Barat dan para praja IPDN.

Suasana di kawasan wisata itu pagi itu tampak ramai namun hangat. Warga antre tertib, sementara petugas sibuk melayani pembelian di setiap stan. Pemerintah berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar di titik-titik lain di NTB untuk menjaga stabilitas harga pangan jelang hari besar keagamaan maupun musim panen raya.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top