Dua Gol Shankland dan Debut Impresif Curtis Warnai Kemenangan Skotlandia atas Curacao

Penulis: Uki Damayanti  •  Minggu, 31 Mei 2026 | 03:09:01 WIB
Lawrence Shankland mencetak dua gol penting dalam kemenangan Skotlandia atas Curacao.

NUSA TENGGARA BARAT — Skotlandia nyaris dipermalukan tim peringkat 82 dunia tersebut. Tertinggal 1-0 dan tampil tanpa daya saat Curacao masih bermain dengan 11 pemain, nasib tuan rumah berubah drastis setelah kartu merah Jurgen Locadio di menit ke-38. Striker bertubuh kekar itu diusir wasit karena menyikut Aaron Hickey.

Shankland Bangkit dari Bayang-Bayang

Selama satu jam pertama, Lawrence Shankland hanya menjadi figuran. Penyerang Rangers yang baru saja pindah dari Hearts itu lebih banyak turun ke belakang dan melebar, mengorbankan diri demi George Hirst yang ditunjuk sebagai ujung tombak utama. Stadion Hampden nyaris sunyi saat Curacao unggul dan Skotlandia kesulitan.

Semua berubah ketika Shankland mulai bergerak ke posisi berbahaya. Dua peluang, dua gol indah. "Saya rasa ini jelas menunjukkan siapa striker paling klinis yang kami miliki," ujar Tom English, pengamat sepak bola Skotlandia. Gol pertama membuat kedudukan 2-1, gol kedua memperlebar skor menjadi 3-1.

Catatan 23 Gol dalam 37 Laga Terakhir

Statistik Shankland musim ini sulit diabaikan. Dua gol ke gawang Curacao menjadi gol ke-22 dan 23 dalam 37 pertandingan terakhirnya. Ia tak pernah melewati tiga laga berturut-turut tanpa mencetak gol sepanjang musim. Bulan Mei saja ia sudah mengemas lima gol dari lima pertandingan.

Performa ini langsung memicu perdebatan: siapa yang pantas menjadi starter di laga krusial nanti? Che Adams selama ini dianggap sebagai opsi utama Steve Clarke, tapi konsistensi Shankland mulai menggeser hierarki di lini depan. "Dia adalah striker paling mumpuni yang dimiliki Clarke," tegas English.

Curtis, Remaja 19 Tahun yang Langsung Mencetak Gol Debut

Findlay Curtis menjadi cerita lain yang tak kalah manis. Pemain sayap 19 tahun milik Rangers itu masuk menggantikan Billy Gilmour yang cedera menjelang turun minum. Ia masuk di tengah situasi sulit: penonton terdiam, tim kehilangan ritme, lawan bermain agresif.

Tiga menit berselang, Curtis mencetak gol. Kaki kiri, kaki kanan, gol. "Semua yang saya impikan," ujar Curtis usai pertandingan. Orang tuanya menyaksikan dari TV saat berlibur di Tenerife — liburan yang seharusnya ia ikuti. Pemain muda ini juga memenangkan penalti yang kemudian dieksekusi Ryan Christie untuk menutup skor 4-1.

Pekerjaan Rumah Clarke Sebelum Turnamen

Kemenangan ini tetap menyisakan pertanyaan. Saat 11 lawan 11, Curacao tampil lebih baik. Mereka unggul dalam duel fisik dan membuat pertahanan Skotlandia kerepotan. "Akan lebih baik tidak memikirkan apa yang bisa terjadi jika Curacao tidak kehilangan pemain," tulis English.

Skotlandia masih punya satu laga uji coba melawan Bolivia di New Jersey sebelum skuad final untuk turnamen ditetapkan. Clarke masih harus memutuskan formasi: empat bek atau tiga bek? 4-2-3-1 atau 3-5-2? Adams atau Shankland? Atau keduanya? Dengan bukti yang semakin kuat, tekanan untuk menjadikan Shankland sebagai pilihan utama akan terus menghantui pelatih asal Skotlandia itu.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: bbc.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top