Pemerintah Vietnam Utara Evakuasi Warga di Tiga Provinsi Antisipasi Banjir Bandang dan Longsor

Penulis: Wendra Kusuma  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 18:27:31 WIB
Pemerintah Vietnam Utara evakuasi warga di tiga provinsi antisipasi banjir bandang dan tanah longsor.

NUSA TENGGARA BARAT — Peringatan dini dikeluarkan setelah data satelit menunjukkan akumulasi curah hujan intensif di atas 100 mm dalam tiga jam di sebagian besar wilayah utara. Badan meteorologi menyebut kondisi ini memicu risiko banjir bandang di sungai-sungai kecil dan aliran air, serta tanah longsor di lereng-lereng curam. Badai petir yang menyertai juga berpotensi membawa tornado, kilat, dan hujan es.

Risiko Curah Hujan Ekstrem 130 mm dan Ancaman Multi-Bencana

Peringatan ini bukan sekadar prakiraan biasa. Data dari stasiun pemantau menunjukkan pola curah hujan yang mirip dengan kejadian banjir besar tahun 2022 di Provinsi Yen Bai. "Kami mengidentifikasi tiga wilayah dengan kerentanan tertinggi: Lao Cai, Ha Giang, dan Son La," demikian bunyi dokumen arahan Komite Pengarah Nasional untuk Pertahanan Sipil yang diterbitkan sore hari tadi.

Pihak berwenang setempat diminta memantau buletin peringatan secara real-time. Mereka harus segera menginformasikan kepada masyarakat di dataran rendah dan lereng bukit untuk bersiap mengungsi. "Siapkan pasukan respons cepat untuk meninjau dan membersihkan saluran air yang tersumbat," tegas arahan tersebut.

Langkah Konkret: Evakuasi Paksa dan Pembersihan Drainase

Pemerintah provinsi kini bergerak cepat. Di Hanoi, petugas mulai membersihkan sistem drainase di 12 titik rawan genangan sejak Senin malam. Sementara itu, di Provinsi Lao Cai, aparat desa mendata ulang jumlah warga yang tinggal di bantaran sungai kecil. Mereka menyiapkan tenda darurat di balai desa.

Komite Pengarah juga meminta penguatan komunikasi di tingkat akar rumput. "Masyarakat harus tahu keterampilan dasar menghadapi banjir bandang dan tanah longsor," ujar pernyataan resmi Komite. Sosialisasi dilakukan melalui pengeras suara di masjid dan gereja, serta pesan singkat ke telepon seluler warga.

Dampak ke Warga dan Persiapan Logistik

Hujan lebat diprediksi berlangsung hingga Rabu (5/6) pagi. Warga di daerah dataran rendah seperti Kota Viet Tri dan Provinsi Phu Tho sudah mulai menaikkan barang berharga ke lantai dua rumah. "Kami tidak menunggu perintah evakuasi. Air bisa naik satu meter dalam 30 menit," kata seorang pedagang di Pasar Viet Tri kepada kantor berita setempat.

Pemerintah pusat telah mengirimkan perahu karet dan pompa air ke gudang logistik di Thai Nguyen. Tim SAR dari Kementerian Pertahanan juga disiagakan di dua pangkalan militer di utara. Belum ada laporan korban jiwa atau kerusakan berarti hingga berita ini diturunkan.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: vietnam.vn This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top