Anak Anggota DPRD NTB Kuasai Belasan Dapur Makan Bergizi Gratis di Bima, Tujuh Sudah Beroperasi

Penulis: Uki Damayanti  •  Senin, 08 Juni 2026 | 20:26:31 WIB
Anak anggota DPRD NTB kelola belasan dapur Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bima.

BIMA — Belasan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bima dikuasai dan dikelola oleh anak anggota DPRD Provinsi NTB, Yasin. Informasi yang dihimpun menyebutkan, dapur-dapur tersebut berada di bawah naungan Yayasan Rindu Younging City yang merupakan milik anak sang politikus Partai Gerindra itu.

Tujuh SPPG Sudah Beroperasi, Tersebar di Sembilan Kecamatan

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Bima, Bagus Naeni Santoso, membenarkan bahwa tujuh SPPG di bawah yayasan tersebut telah beroperasi. "Untuk dapur MBG di Yayasan Rindu Younging City yang sudah operasional ada tujuh SPPG," ucap Bagus kepada detikBali, Senin (8/6/2026).

Bagus tidak merinci lokasi pasti ketujuh SPPG itu. Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan dua di antaranya berada di Desa Rora, Kecamatan Donggo, dan Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi. "Ada di beberapa titik," sebutnya singkat.

Secara keseluruhan, dapur MBG yang dikelola anak Yasin tersebar di sembilan kecamatan, yakni Bolo, Lambitu, Lambu, Parado, Woha, Sape, Sanggar, Donggo, dan Ambalawi.

Yayasan Milik Anak, Tak Berafiliasi dengan Pihak Lain

Yasin membenarkan bahwa dapur MBG tersebut dikuasai dan dikelola oleh anaknya. Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Bima itu juga menegaskan yayasan yang menaungi dapur MBG tersebut merupakan yayasan milik anaknya dan tidak berafiliasi dengan yayasan lain. "Iya. Tidak berafiliasi dengan yayasan mana pun," katanya singkat.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan ibu hamil. Di Kabupaten Bima, program ini dijalankan melalui SPPG yang tersebar di berbagai kecamatan.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top