NUSA TENGGARA BARAT — Medan — Nova Arianto membuka suara soal pekerjaan rumah yang masih membayangi Timnas U-19 Indonesia. Usai mengamankan posisi ketiga Piala AFF U-19 2026, pelatih asal Semarang itu menyoroti tiga aspek utama yang perlu segera dibenahi: fisik, konsistensi, dan jam terbang pemain.
Menurut Nova, kondisi fisik pemain belum maksimal. Ia menilai hal ini berdampak langsung pada permainan tim di lapangan. "Demikian juga halnya dengan performa yang belum konsisten," ujarnya di Medan, Minggu (14/6).
Masalah lain yang ia soroti adalah lambatnya pengambilan keputusan. "Anak-anak masih terlalu lama mengambil keputusan, sehingga terbaca lawan," tambah pelatih berlisensi AFC Pro itu.
Di sisi lain, Nova mengakui ada progres positif. "Mental pemain sudah banyak kemajuan," katanya. Namun, kemajuan itu harus diimbangi dengan jam terbang yang cukup lewat uji coba intensif.
"Salah satu perhatian kami adalah anak-anak masih banyak butuh uji coba. Itu penting selain menambah jam terbang, juga untuk meningkatkan saling pengertian sesama pemain di lapangan," tegas Nova.
Waktu persiapan tidak panjang. Timnas U-19 dijadwalkan berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20 di Laos pada akhir Agustus mendatang. Nova memastikan pihaknya bersama PSSI dan pelatih timnas senior akan melakukan evaluasi bersama.
Ia juga menekankan pentingnya pematangan aspek teknik dan taktik agar tim benar-benar siap tempur. "Teknik dan taktik nantinya yang juga terus dimatangkan," pungkasnya.