NUSA TENGGARA BARAT — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Republik Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier beserta istri di Istana Negara, Jakarta, Senin. Dalam jamuan santap siang kenegaraan, Prabowo menekankan pentingnya kemitraan strategis antara Indonesia dan Jerman untuk menghadapi tantangan global.
"Saya berharap kunjungan anda dapat semakin memperkuat kerja sama kita, khususnya di tengah dinamika dan ketidakpastian global saat ini," kata Presiden dalam keterangan resmi yang diterima, Selasa.
Di waktu yang hampir bersamaan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengeluarkan seruan kepada dunia pendidikan. Dalam unggahan video di akun media sosial Instagram resminya, ia mengajak seluruh pelajar dan guru Indonesia menguasai teknologi artificial intelligence (AI).
"Kita tidak bisa lagi menutup mata, atau sekadar menjadi penonton. Kita harus menjadi pemain, kita harus menjadi penguasa teknologi tersebut," kata Gibran dalam video yang dikutip di Jakarta, Selasa.
Gibran menjelaskan, dunia saat ini berubah sangat cepat dari fokus pada literasi baca tulis menjadi literasi digital. Menurutnya, penguasaan AI menjadi kunci agar Indonesia tidak tertinggal dalam transformasi digital yang masif.
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera mendorong keterlibatan perguruan tinggi dalam pemulihan pascabencana. Kepala Pos Komando Wilayah Aceh, Safrizal Zakaria Ali, menegaskan prioritas utama penanganan pascabencana adalah menjamin keselamatan masyarakat, terutama di sektor kesehatan.
Sebagai tindak lanjut, Safrizal menggagas keterlibatan Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (USK) yang menggelar kegiatan penguatan layanan kesehatan di hunian sementara (huntara) penyintas banjir Aceh Tamiang, Senin (15/6).
Kabar lain datang dari dunia militer. Seorang perwira TNI Angkatan Darat, Kolonel Inf. Achmad Fikri Dalimunthe, menjadi personel TNI pertama yang menyelesaikan pendidikan di Royal Jordanian National Defence College (RJNDC) Yordania.
Dalam siaran pers resmi Penerangan TNI AD yang diterima di Jakarta, Selasa, disebutkan bahwa ia meraih gelar Master in Management and Strategic Studies dengan predikat Excellent.
Aliansi mahasiswa BEM Bersatu menduga ada keterlibatan oknum mantan petinggi militer dalam gerakan penolakan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Juru bicara BEM Bersatu, Rahmat Djimbula, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, mengungkapkan indikasi tersebut berdasarkan kepemilikan mobil yang digunakan salah satu pimpinan aksi.
“Kami melihat indikasi kuat keterlibatan aktor politik praktis dalam gerakan ini. Salah satu pimpinan aksi, Tiyo Ardianto, diduga memiliki kedekatan dengan jaringan politik tertentu. Mobil Fortuner yang digunakan diduga terdaftar atas nama SN, adik Letjen TNI Purnawirawan SS, yang merupakan besan Jenderal TNI Purnawirawan AP, tokoh tim pemenangan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Dugaan ini diperkuat kehadiran politisi PDI Perjuangan AW, di tengah massa aksi,” kata Rahmat.