NUSA TENGGARA BARAT — Senior vice president dan chief product and planning officer Nissan Americas, Pons Pandikuthira, mengonfirmasi kepada WardsAuto bahwa Altima harus pensiun demi memberi ruang bagi Sentra generasi terbaru yang disebutnya lebih matang. Dengan kata lain, sedan entry-level Versa sudah tidak diproduksi lagi setelah model tahun 2025, sementara Maxima pamit sejak 2023. Kini, hanya Sentra yang bertahan sebagai satu-satunya sedan di portofolio Nissan AS.
Pandikuthira mengungkapkan bahwa Nissan sebenarnya telah merencanakan dua sedan listrik buatan Amerika Serikat. Namun, rencana itu batal karena permintaan pasar terhadap kendaraan jenis ini dinilai belum cukup kuat. Ia memperkirakan situasi ini tidak akan banyak berubah setidaknya hingga pergantian dekade, saat biaya produksi mobil listrik diperkirakan mulai turun.
Kepergian Altima bukan satu-satunya kabar duka dari lini produk Nissan. Rogue Plug-In Hybrid, yang merupakan hasil rebadge dari Mitsubishi Outlander, juga akan dihentikan. Menurut Pandikuthira, model tersebut hanya dimaksudkan sebagai solusi sementara agar Nissan bisa segera menghadirkan opsi hybrid. Penggantinya yang sesungguhnya, yakni Rogue E-Power, dijadwalkan hadir untuk model tahun 2027.
Meski sedan Nissan menyusut, ada satu model sedan lain yang akan masuk ke AS. Mobil itu adalah Nissan Skyline generasi terbaru asal Jepang, yang akan dijual di bawah merek Infiniti sebagai penerus Q50. Berbeda dengan Altima yang berpenggerak depan, Skyline ini mengusung penggerak roda belakang, transmisi manual, dan mesin V6 twin-turbocharger yang diambil dari Nissan Z.
Selama lebih dari tiga dekade, Altima membangun reputasi yang unik di kalangan pengguna jalan Amerika. Julukan Big Altima Energy melekat kuat sebagai stereotip pengemudi Altima yang agresif dan tak terduga. Namun terlepas dari meme tersebut, banyak yang mengingat Altima sebagai kendaraan yang tangguh: mobil sewaan yang setia di tengah liburan kacau, kendaraan keluarga bagi mereka yang enggan beralih ke crossover, dan mobil jalan raya yang mampu melaju lebih cepat dari perkiraan GPS.
"Selamat malam, Altima. Aku tidak yakin kamu akan dirindukan, tapi kamu tidak akan pernah dilupakan," tulis sang penulis artikel asli, menutup catatan perpisahan untuk sedan yang telah menjadi legenda di jalanan Amerika.