NUSA TENGGARA BARAT — Spanyol akan berhadapan dengan Argentina di partai puncak Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Di lini belakang, Luis de la Fuente memasang Pau Cubarsi yang baru berusia 19 tahun sebagai pilar utama. Perjalanan Cubarsi menembus partai final turnamen paling bergengsi ini tidak lepas dari performa solid lini pertahanan La Roja sepanjang turnamen.
Cubarsi berduet dengan Aymeric Laporte di jantung pertahanan. Keduanya tak tergantikan dengan catatan tujuh penampilan penuh di Piala Dunia 2026. Dari kerja sama ini, Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam tujuh laga dan menorehkan enam pertandingan tanpa kebobolan.
Catatan itu melampaui rekor legenda Italia, Paolo Maldini, yang menghasilkan lima cleansheet pada Piala Dunia 1990. Cubarsi kini menjadi pemain tercepat yang meraih enam cleansheet di turnamen ini, yang juga merupakan debut Piala Dunia pertamanya. Bek Barcelona itu akan diminta meredam agresivitas Argentina, termasuk ancaman Lionel Messi.
Kilas balik perjalanan Cubarsi membawanya ke Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia. Saat itu, namanya belum setenar Lamine Yamal atau Marc Guiu. Ia menjadi andalan pelatih Jose Lana di jantung pertahanan, sering berduet dengan Jon Martin.
Pada fase grup, Cubarsi starter di dua laga awal melawan Kanada (2-0) dan Mali (1-0). Saat ia absen di laga terakhir, Spanyol U-17 bermain imbang 2-2 melawan Uzbekistan. Tim junior La Roja lolos sebagai juara Grup B dan menyingkirkan Jepang 2-1 di babak 16 besar.
Momen paling dramatis terjadi di perempat final melawan Jerman U-17 di Jakarta International Stadium (JIS). Setelah tertinggal 1-0 lewat gol Paris Brunner pada menit ke-64, Spanyol U-17 kehilangan kiper Raul Jimenez karena kartu merah. Karena jatah pergantian pemain habis, Cubarsi dipaksa berdiri di bawah mistar sebagai kiper dadakan.
Pengalaman unik di Jakarta itu menjadi bagian dari pendewasaan Cubarsi. Kini, tiga tahun berselang, ia menjadi pemain kunci di laga paling penting untuk Spanyol. Final melawan Argentina akan menjadi ujian terbesar bagi bek belia ini untuk membuktikan ketangguhannya di panggung tertinggi sepak bola dunia.