NUSA TENGGARA BARAT — Komunitas penggemar ThinkPad di Reddit tengah ramai memperbincangkan laptop modifikasi yang memadukan sasis lawas dengan hardware terbaru. Salah satu proyek yang paling menonjol adalah ThinkPad X210Ai, sebuah motherboard pengganti buatan TP Art yang dirancang khusus untuk masuk ke dalam casing ThinkPad X200 atau X201. Laptop hasil modifikasi ini bukan sekadar barang pajangan, melainkan mesin kerja yang sepenuhnya fungsional.
TP Art, yang sebagian besar dijalankan oleh Franck Deng, menjual motherboard X210Ai sebagai kit utama dengan harga mulai dari USD 1.299 (sekitar Rp 21,4 juta). Papan sirkuit ini menggunakan prosesor Intel Core Ultra 7 165H atau Core Ultra 9 185H terbaru. Selain itu, motherboard ini mendukung RAM DDR5, dua slot penyimpanan M.2 SSD, port Thunderbolt 4, dan HDMI 2.1.
Untuk merakitnya, pengguna bisa mempertahankan layar asli X200 atau memilih upgrade ke panel resolusi lebih tinggi seharga USD 299 (sekitar Rp 4,9 juta). TP Art juga menjual kipas custom tambahan seharga USD 119 (sekitar Rp 1,9 juta). Bagi yang tidak ingin repot, tersedia paket barebones seharga USD 1.699 (sekitar Rp 28 juta) yang sudah mencakup keyboard, layar, dan casing, namun belum termasuk RAM, storage, dan baterai.
Jika pengguna membeli paket barebones dan menambahkan RAM serta SSD seharga sekitar USD 500 (sekitar Rp 8,2 juta), total biaya yang dikeluarkan mencapai USD 2.200 atau sekitar Rp 36,3 juta. Angka ini memang lebih tinggi dari harga laptop baru kelas menengah, namun bagi para penggemar, nilai jualnya terletak pada keyboard scissor-switch dengan key travel 2mm yang legendaris dan tidak dimiliki laptop modern mana pun.
Seorang pengguna Reddit dengan nama hektopuss mengaku siap menggunakan laptop modifikasinya selama 10 tahun ke depan. Menurutnya, biaya tersebut menjadi lebih masuk akal jika dihitung per tahun pemakaian. Antusiasme pasar juga terlihat dari volume pemesanan yang tinggi; TP Art mencatat waktu tunggu hingga enam bulan karena keterbatasan kapasitas modifikasi.
Sasis ThinkPad X200 asli tidak memenuhi syarat hardware untuk Windows 11 karena tidak memiliki TPM 2.0, prosesor yang tidak didukung, dan Secure Boot yang bermasalah. Memasang Windows 11 di laptop asli hanya bisa dilakukan dengan software bypass yang berisiko dan tanpa dukungan driver. Motherboard X210Ai buatan TP Art menghapus semua hambatan itu.
Prosesor Core Ultra Series 1 yang terpasang sudah kompatibel penuh dengan Windows 11. Meski begitu, tidak semua pengguna X210Ai beralih ke sistem operasi Microsoft. Banyak dari mereka yang memilih menggunakan Linux, seperti distribusi Omarchy, untuk menghindari ketergantungan pada ekosistem Windows. Pengguna Reddit alvarikoke99 misalnya, memasang Linux di X210Ai miliknya dan membagikan hasilnya di forum.
TP Art bukanlah pelopor pertama dalam urusan memodifikasi ThinkPad. Praktik ini sudah berlangsung lama di forum-forum seperti 51nb, tempat para modder merancang motherboard custom untuk sasis lawas. TP Art hadir dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan siap jual, menjadikan hobi ini lebih mudah diakses oleh publik.
Fenomena ini juga didorong oleh kenaikan harga RAM dan SSD yang dipicu oleh permintaan besar dari perusahaan AI. Harga komponen diperkirakan baru akan stabil pada tahun 2030. Akibatnya, merakit laptop baru menjadi semakin mahal, membuat opsi retrofit seperti X210Ai terlihat lebih menarik secara ekonomis bagi para penggemar.
Bagi yang tertarik memiliki ThinkPad lawas dengan spesifikasi modern, langkah pertama adalah mengunjungi situs resmi TP Art. Namun, calon pembeli harus siap menunggu hingga enam bulan dan memahami bahwa pesanan tidak dapat dibatalkan setelah diproses. Alternatif yang lebih murah adalah membeli ThinkPad bekas di pasar loak atau forum jual-beli. Panduan harga seperti ThinkPad Blue Book di Reddit bisa menjadi acuan, meskipun angkanya perlu disesuaikan karena kenaikan harga sejak 2024.
Proyek X210Ai membuktikan bahwa laptop klasik tidak harus pensiun. Dengan investasi dan kesabaran, keyboard terbaik di kelasnya bisa kembali digunakan untuk bekerja dengan sistem operasi paling modern.