NUSA TENGGARA BARAT — Maringa tampil penuh dalam dua laga kualifikasi bersama Valletta FC, klub asal Malta. Bermain di ajang UEFA adalah pencapaian langka bagi pemain yang pernah merumput di Indonesia, dan namanya kini kembali ramai dibicarakan pendukung Arema FC maupun Bali United.
Perjalanan Maringa di Indonesia dimulai dari Arema FC. Penampilannya yang konsisten di bawah mistar gawang membuatnya dianggap sebagai salah satu penjaga gawang asing terbaik di Liga 1. Puncaknya terjadi pada 2022, ketika ia membawa Arema FC menjuarai Piala Presiden dan dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen.
Setelah meninggalkan Malang, ia melanjutkan karier di Bali United sebelum akhirnya memutuskan berkarier di luar negeri. Kini, keputusannya bergabung dengan Valletta FC membawanya ke kompetisi yang berada satu tingkat di bawah Liga Europa tersebut.
Kiprah Maringa menjadi bukti bahwa kompetisi domestik Indonesia mampu melahirkan pemain berkualitas internasional. Ia bukan sekadar pelengkap skuad di Valletta FC, melainkan pemain yang dipercaya tampil penuh di laga resmi UEFA.
Pencapaian ini juga menjadi perhatian besar bagi pencinta sepak bola nasional, terutama mereka yang mengikuti kariernya sejak masih berseragam Arema FC. Keberhasilan ini membuka peluang bagi pemain lain yang berlaga di Liga 1 untuk menembus kompetisi Eropa.
Bermain di ajang Eropa menjadi babak baru bagi Maringa. Namun yang lebih penting, kariernya menunjukkan bahwa talenta Liga 1 bisa bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.