Dinas Sosial Kota Bima Soroti Pola Pengasuhan Anak di Panti Asuhan yang Masih Seragam

Penulis: Valdi Pratama  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 15:08:32 WIB
Plt Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Rusdhan, menyoroti pola pengasuhan anak di panti asuhan yang masih seragam dan belum sesuai kebutuhan individual anak.

KOTA BIMA — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kota Bima, Rusdhan, menegaskan bahwa pola pengasuhan yang seragam tersebut menyalahi prinsip dasar pemenuhan hak anak. Ia menyebut setiap anak memiliki kebutuhan spesifik yang berbeda-beda sesuai kondisi dan latar belakang kehidupannya.

“Pelayanan pengasuhan anak semestinya memperhatikan kebutuhan individual anak sesuai latar belakang dan kondisi mereka masing-masing. Hal ini jelas ada dalam standar nasional pengasuhan anak bagi LKSA,” ujar Rusdhan, Kamis (27/8/2026).

Anak Yatim Piatu dan Keluarga Mampu Dapat Perlakuan Sama

Kondisi di lapangan menunjukkan anak yatim piatu, anak dari keluarga tidak mampu, hingga anak yang secara ekonomi lebih mampu mendapat pola pelayanan yang sama persis. Padahal, kebutuhan setiap anak tentu berbeda tergantung situasi yang mereka hadapi.

Rusdhan menambahkan, ketidakmampuan panti dalam menyusun program pengasuhan yang terdiferensiasi menjadi masalah mendasar yang paling banyak dihadapi pengelola panti asuhan saat ini. Persoalan ini dinilai menghambat pemenuhan hak anak secara utuh, selain persoalan fasilitas dan pengelolaan internal.

Penguatan Kapasitas Pengelola Panti Tak Bisa Ditunda

Melihat ketimpangan ini, Dinas Sosial Kota Bima diminta segera mengambil langkah nyata. Pembenahan tidak hanya menyasar perbaikan fasilitas fisik, tetapi juga menyentuh akar masalah pada manajemen dan kapasitas pengelola panti.

“Dinas Sosial Kota Bima harus memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan secara menyeluruh. Penguatan kapasitas pengelola panti dan penyusunan standar operasional pelayanan yang lebih terukur sudah tidak bisa kita tunda lagi,” tegas Rusdhan.

Perlu Sistem Klasifikasi Agar Bantuan Tepat Sasaran

Selain memperketat pengawasan, Dinas Sosial juga perlu memfasilitasi pengembangan sistem klasifikasi kebutuhan anak asuh. Langkah ini penting agar bantuan dan pelayanan yang disalurkan oleh LKSA bisa tepat sasaran sesuai kebutuhan masing-masing anak.

Melalui perbaikan sistem pengasuhan dan peningkatan kapasitas pengelola, Rusdhan berharap panti asuhan di Kota Bima tidak lagi sekadar menjadi tempat penampungan. Ia ingin panti asuhan menjadi pusat perlindungan yang mampu memenuhi hak dan memulihkan tumbuh kembang anak secara utuh.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top