NUSA TENGGARA BARAT — Kabar kurang menyenangkan datang dari pemilik pertama Koenigsegg Gemera di dunia. Mobil hypercar yang telah dinanti lebih dari enam tahun sejak pertama kali diperkenalkan itu dikabarkan mengalami kerusakan pada bagian kaca depan hanya beberapa hari setelah resmi diserahkan ke tangan pemiliknya.
Berdasarkan gambar yang beredar di platform Reddit, Gemera berwarna merah terang itu tampak terparkir di depan sebuah hotel bintang lima di Kopenhagen. Kondisi kaca depannya pecah, dan salah satu dari dua kaca spion juga ikut terdampak.
Hingga saat ini, penyebab pasti pecahnya kaca depan mobil yang harganya mencapai miliaran rupiah tersebut masih belum diketahui. Beberapa spekulasi muncul di kalangan warganet, mulai dari dugaan mobil tertabrak benda keras hingga kemungkinan terkena lemparan batu atau bata.
Belum ada pernyataan resmi dari pihak Koenigsegg maupun pemilik kendaraan mengenai insiden ini. Yang jelas, momen bahagia memiliki salah satu mobil termahal dan paling langka di dunia harus terusik oleh kejadian tak terduga ini.
Gemera ini merupakan unit pertama yang dikirimkan kepada pelanggan setelah pabrikan asal Swedia itu memperkenalkannya lebih dari enam tahun lalu. Mobil tersebut tiba di dealer di Swiss pada akhir Juni, kemudian dikirimkan ke pemiliknya di Denmark pada pekan lalu.
Koenigsegg Gemera sendiri merupakan grand tourer hybrid pertama dari pabrikan yang bermarkas di Ängelholm tersebut. Model ini dikenal dengan desainnya yang futuristik dan performa yang ekstrem, menjadikannya salah satu hypercar paling dinantikan di dunia.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai langkah perbaikan yang akan diambil pemilik maupun tanggapan resmi dari Koenigsegg mengenai insiden kerusakan unit pertamanya ini.