Sekolah Negeri Mataram Minim APAR saat Musim Kemarau, Disdik Minta Kepala Sekolah Periksa Fasilitas

Penulis: Uki Damayanti  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 09:31:31 WIB
Petugas menunjukkan kondisi APAR di salah satu sekolah negeri di Mataram yang ditemukan tidak berfungsi saat pemeriksaan.

MATARAMDinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram mengingatkan seluruh sekolah untuk memperkuat sistem mitigasi bencana di tengah cuaca ekstrem yang sedang berlangsung. Imbauan ini disampaikan menyusul temuan bahwa belum semua sekolah memiliki APAR, padahal alat tersebut menjadi pertahanan pertama saat kebakaran terjadi.

Kondisi ini diakui langsung oleh Kepala SMP Negeri 22 Mataram, Nasrullah. Ia menyebut sekolahnya sama sekali belum memiliki APAR, sehingga jika terjadi percikan api, tenaga pendidik dan siswa tidak punya cara cepat untuk memadamkannya.

"Kalau sekolah-sekolah semacam kita belum ada," ujarnya kepada Suara NTB.

APAR yang Ada Justru Tidak Berfungsi

Situasi berbeda namun tak kalah memprihatinkan dialami SMP Negeri 3 Mataram. Kepala sekolah, Suherman, mengaku memiliki satu unit APAR di lingkungan sekolahnya. Namun ketika dilakukan pemeriksaan, alat tersebut ternyata sudah mati dan tidak bisa digunakan.

"Kemarin waktu diperiksa tidak berfungsi," tuturnya.

Suherman menilai keberadaan APAR yang layak pakai menjadi kebutuhan mendesak di setiap sekolah, terutama di tengah musim panas yang membuat potensi kebakaran meningkat. Ia berharap perangkat yang rusak segera diganti agar fungsi mitigasi tetap berjalan.

Langkah Disdik: Inspeksi Rutin dan Kewaspadaan Penjaga Sekolah

Menanggapi kondisi ini, Sekretaris Disdik Kota Mataram, H. Naufal Aldian, membenarkan bahwa belum semua sekolah memiliki APAR. Pihaknya kini mengambil langkah-langkah mitigatif untuk menekan risiko kebakaran di lingkungan pendidikan.

Salah satu yang ditekankan adalah pengawasan berkala terhadap fasilitas sekolah. Disdik meminta kepala sekolah dan penjaga sekolah untuk rutin memeriksa keamanan lingkungan, termasuk instalasi listrik dan titik-titik rawan api.

"Sehingga kepala sekolah untuk kita ingatkan semuanya, penjaga sekolah untuk selalu memeriksa keamanan-keamanan sekolah," kata Naufal.

Lebih lanjut, Disdik Kota Mataram berkomitmen mendorong pemenuhan sarana pemadam di sekolah-sekolah yang belum memilikinya. Meski demikian, Naufal mengingatkan agar kewaspadaan tidak hanya bertumpu pada ketersediaan alat, melainkan juga pada kesiapan seluruh elemen sekolah dalam merespons situasi darurat.

Ia menambahkan, pengawasan keamanan sekolah akan terus diperketat selama musim kemarau berlangsung, dan Disdik membuka ruang koordinasi bagi sekolah yang membutuhkan pendampingan teknis terkait mitigasi kebakaran.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top