NUSA TENGGARA BARAT — Berbeda dari sekuel-sekuel sebelumnya yang bertumpu pada adrenalin di arena, film garapan Todor Chapkanov ini memberi porsi lebih besar untuk sisi drama karakter utamanya.
Yuri Boyka digambarkan sedang berusaha menata hidupnya setelah masa kelam. Ia kini fokus pada karier tarung profesional dan mengejar kesempatan tampil di turnamen besar yang bisa mengantarkannya ke panggung utama dunia MMA.
Rencana itu berantakan setelah sebuah tragedi terjadi di arena. Dalam salah satu pertarungan, Boyka secara tidak sengaja menyebabkan kematian lawannya, Viktor, di atas ring.
Rasa bersalah membawanya ke Rusia untuk menemui keluarga Viktor. Di sana ia bertemu Alma, janda mendiang Viktor, yang hidupnya terperangkap di bawah kekuasaan bos kriminal bernama Zourab.
Zourab mengendalikan kota dengan tangan besi. Ia memanfaatkan situasi Boyka untuk memaksanya bertarung demi kepentingan sendiri, menyeret petarung itu ke rangkaian duel brutal.
Taruhannya bukan sekadar kemenangan. Boyka harus membebaskan Alma dari cengkeraman Zourab sambil bergulat dengan moralitasnya sendiri.
Di titik ini film melempar dilema yang jarang digarap seri ini: hasrat menjadi petarung terbaik berhadapan langsung dengan komitmen menebus kesalahan masa lalu.
Undisputed 4 tetap mengandalkan kemampuan fisik Scott Adkins sebagai daya jual utama. Koreografi tarungnya digarap intens dan mendetail, dengan pendalaman emosi karakter yang lebih terasa dibanding film-film sebelumnya.
Kombinasi itu yang membuat seri Undisputed bertahan di kalangan penonton film laga, meski tidak pernah menyentuh pasar arus utama Hollywood secara besar.
Bagi pemirsa Bioskop Trans TV, tayangan ini menjadi kesempatan menonton sekuel laga tanpa perlu berlangganan layanan streaming. Jadwalnya malam ini pukul 22.15 WIB.