NUSA TENGGARA BARAT — Bertanding di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Nathan harus mengakui keunggulan Chang melalui laga sengit yang berlangsung 2 jam 15 menit. Skor akhir 4-6, 6-1, 6-4 untuk kemenangan petenis Amerika Serikat tersebut.
Kekalahan ini mengubur harapan Indonesia untuk melihat wakilnya di partai puncak seri kelima turnamen M-15 Bali. Nathan merupakan satu-satunya petenis tuan rumah yang tersisa di sektor tunggal putra.
Nathan membuka pertandingan dengan performa solid. Petenis berusia 21 tahun itu merebut set pertama dengan skor 6-4, menunjukkan perlawanan yang membuat Chang kesulitan mengembangkan permainan.
Namun momentum berbalik di set kedua. Chang tampil lebih agresif dan konsisten, sementara Nathan kesulitan menembus pertahanan lawannya. Set kedua berakhir 1-6 untuk Chang.
Di set penentuan, kedua petenis saling berbagi poin. Chang akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 6-4, memastikan tiket ke final.
Meski tersingkir, capaian Nathan di semifinal ini menjadi yang terbaik sepanjang keikutsertaannya di seri M-15 Bali. Sebelumnya, prestasi tertingginya adalah mencapai babak perempat final.
Nathan mengakui keunggulan Chang dalam laga tersebut. Ia juga menyebut lawannya itu sebagai rekan, bukan sekadar rival di lapangan.
"Sebuah pertandingan dan pencapaian yang bagus meskipun gagal meraih hasil kemenangan di semifinal, mengingat lawan dan sekaligus juga rekannya Alexander Chang bermain luar biasa," ujar Nathan seusai pertandingan.
Setelah menyelesaikan rangkaian UTR PTT dan M-15 Bali, Nathan akan kembali ke Amerika Serikat untuk mengikuti sejumlah turnamen level kampus. Ia dijadwalkan kembali ke Indonesia pada Desember mendatang untuk ambil bagian dalam turnamen M-15 dan M-25 Bali.
Di partai puncak, Alexander Chang akan berhadapan dengan petenis India, Karan Singh. Karan memastikan tiket final setelah mengalahkan rekan senegaranya, Digvijay Pratap Singh, melalui dua set langsung 6-4 dan 7-6 (7-2).
Karan datang ke final dengan modal kuat. Ia merupakan juara tunggal putra seri keempat M-15 Bali pekan lalu dan saat ini menempati peringkat 604 ATP.
Sementara Chang tengah berada dalam performa impresif. Sebelum melaju ke final tunggal, ia berhasil mempertahankan gelar juara ganda putra bersama Pablo Perez Ramos.
Chang/Perez Ramos mengalahkan pasangan Selandia Baru, Isaac Becroft/Reece Falck, dalam laga final dramatis tiga set dengan skor 3-6, 6-3, dan 12-10 pada set penentuan.
Bagi Nathan, perjuangan di M-15 Bali memang berakhir di semifinal. Namun keberhasilannya menembus empat besar menjadi sinyal positif bagi perkembangan karier petenis muda Indonesia tersebut.