NUSA TENGGARA BARAT — Melonguane, ibu kota Kabupaten Kepulauan Talaud, punya penanda kota yang sulit dilewatkan begitu traveler turun dari kapal atau pesawat. Sebuah patung Yesus setinggi 25 meter berdiri di atas bukit, menghadap sisi selatan Pulau Karakelang. Patung ini jadi ikon wisata religi sekaligus titik pandang utama di kepulauan paling utara Indonesia Timur itu.
Kepulauan Talaud berada di Provinsi Sulawesi Utara dan berbatasan langsung dengan Davao del Sur, Filipina di sebelah utara. Posisinya yang di ujung membuat kawasan ini jarang masuk daftar perjalanan wisatawan Indonesia. Patung Yesus Memberkati di Melonguane hadir sebagai penanda bahwa traveler sudah sampai di titik terdepan NKRI.
Yang membedakan patung ini dari ikon serupa di tempat lain adalah posenya. Yesus digambarkan mengenakan mahkota dengan kedua tangan terbuka, seolah menyambut siapa pun yang baru tiba di Melonguane. Berdiri di atas bukit, patung ini menghadap ke arah Pulau Karakelang dan jadi latar foto yang khas bagi pengunjung.
Bagi traveler yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Melonguane, patung ini langsung terlihat dari pusat kota. Skalanya besar, tapi tetap terasa menyatu dengan lanskap perbukitan dan laut di sekitarnya.
Dari Pelabuhan Melonguane, jarak ke patung hanya sekitar 1 km. Traveler bisa berjalan kaki santai atau naik becak motor yang banyak tersedia di sekitar pelabuhan. Rute ini praktis karena hampir semua pendatang tiba lewat pelabuhan atau bandara setempat.
Perjalanan dari Manado ke Melonguane memakan waktu sekitar 1 jam 5 menit dengan pesawat perintis. Alternatif lain lewat jalur laut, dengan durasi 12 hingga 14 jam menggunakan kapal.
Area patung buka setiap hari dan tidak memungut biaya masuk. Untuk kenyamanan, waktu terbaik datang adalah pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik. Cahaya pagi dan sore juga memberi hasil foto yang lebih lembut dengan latar perbukitan dan laut.
Patung Yesus Memberkati di Melonguane cocok jadi perhentian singkat 30–60 menit saat traveler baru tiba atau hendak meninggalkan Talaud. Untuk pengalaman lebih lengkap, alokasikan setengah hari agar bisa menikmati pusat kota Melonguane dan sekitarnya. Informasi terkini soal akses dan jadwal transportasi dapat dikonfirmasi via dinas pariwisata setempat.