NUSA TENGGARA BARAT — Mengecat ulang motor bukan sekadar semprot cat ke bodi. Ada tiga tahap yang menentukan hasil akhir: mengangkat cat lama, memperbaiki permukaan rusak, lalu memilih cat yang tahan bensin dan tidak retak. Lewatkan salah satunya, warna bisa belang atau mengelupas dalam hitungan minggu.
Repaint motor sering dianggap pekerjaan sepele. Kenyataannya, hasil pengecatan yang gagal hampir selalu berakar dari persiapan yang dilewati, bukan dari kualitas catnya. Berikut urutan pengerjaan yang perlu diikuti agar hasilnya rapi dan tahan lama.
Cat lama pada bagian yang akan dicat ulang harus dihilangkan dulu. Kalau tidak, lapisan baru akan menempel di atas cat lama yang sudah tidak rata, dan hasilnya terlihat bergelombang.
Pakai paint remover yang sesuai dengan jenis material bodi motor. Baca petunjuk pada kemasan sebelum mengaplikasikan, karena tiap produk punya waktu reaksi berbeda.
Semprotkan penghilang cat ke bagian yang dikerjakan, lalu diamkan 15–20 menit. Kalau permukaan mulai menggelembung, itu tanda lapisan cat lama sudah terangkat dan siap digosok.
Gosok dengan amplas sampai cat lama benar-benar hilang. Untuk pengerjaan basah, gunakan abrasive waterproof atau kertas amplas tahan air. Jenis ini bisa dipakai pada permukaan logam dan membantu meratakan permukaan sekaligus.
Permukaan yang rata penting bukan cuma soal estetika. Putty dan filler butuh permukaan kasar dan bersih supaya bisa menempel dengan baik.
Sebelum mengecat, periksa seluruh komponen. Goresan, penyok, bekas las, dan lubang kecil harus dibereskan lebih dulu. Kalau tidak, cat baru hanya akan menutupi cacat, bukan menghilangkannya.
Amplas permukaan komponen, lalu bersihkan sisa debu dengan kain microfiber. Debu yang tertinggal bisa membuat putty tidak menempel sempurna.
Tuangkan sedikit Autolux 66 PE Putty ke kape atau plat, aduk sampai tercampur merata dengan pengikis plastik. Oleskan campuran itu ke bagian permukaan yang tidak rata, ratakan sampai halus.
Diamkan sekitar 30 menit sampai bahan mengeras sebelum lanjut ke tahap berikutnya. Jangan buru-buru mengecat di atas putty yang belum benar-benar kering.
Pemilihan cat menentukan seberapa lama hasil repaint bertahan. Gunakan cat yang sesuai dengan material dan kebutuhan bagian motor yang dikerjakan.
Salah satu opsi di pasaran adalah PYLOX Premium dari Nippon Paint. Cat semprot ini diklaim punya kilap tinggi, cepat kering, tidak retak, dan tahan bensin. Katup spray-nya bisa diputar, dan teknologi Adjustable Nozzle memungkinkan pengguna mengubah arah pola semprotan sesuai kebutuhan.
Soal pilihan warna, PYLOX Premium menyediakan 77 pilihan warna original, termasuk beberapa warna dari merek ternama. Jumlah sebanyak itu memberi ruang lebih luas untuk menyesuaikan warna dengan gaya modifikasi yang diinginkan.
Untuk referensi warna dan gaya, bisa melihat konten Instagram @pyloxindonesia. Owner dan Founder Katros Garage, Atenx Katros, juga membagikan pengalaman modifikasi motor lewat tautan yang disediakan PYLOX Indonesia.
Repaint motor yang rapi bergantung pada tiga hal: permukaan yang bersih dari cat lama, cacat yang sudah diperbaiki, dan cat yang sesuai material. Ketiganya berurutan dan tidak bisa ditukar.
Kalau tidak yakin bisa mengerjakan sendiri, terutama pada tahap pengamplasan dan pendempulan, menyerahkan ke bengkel cat tetap pilihan yang lebih aman. Hasil repaint yang gagal biasanya lebih mahal diperbaiki daripada biaya jasa bengkel sejak awal.