NUSA TENGGARA BARAT — Teknologi active noise cancellation (ANC) pada headphone dan earbuds bekerja dengan memancarkan gelombang suara terbalik untuk meniadakan bising sekitar. Fitur ini efektif meredam suara mesin pesawat atau AC, tetapi kurang ampuh menghadapi suara mendadak seperti klakson dan teriakan. Pengguna perlu tahu kapan fitur ini sebaiknya dimatikan.
Headphone sudah jadi barang sehari-hari, dipakai di kantor, bus, rumah, hingga saat olahraga. Model terbaru seperti AirPods Pro 3 kini mengandalkan active noise cancellation (ANC) untuk meredam bising sekitar. Bagi banyak orang, ANC sudah jadi fitur wajib sebelum membeli headphone.
Manfaat membungkam suara peralatan berisik atau riuh orang di kafe memang jelas. Namun ANC punya sejumlah kekurangan yang jarang dibahas. Berikut penjelasan cara kerjanya dan kapan sebaiknya fitur ini dinonaktifkan.
ANC memanfaatkan beberapa mikrofon yang tertanam di earphone. Mikrofon ini terus mendengarkan suara di sekitar, mulai dari kendaraan lewat, orang berbicara, hingga tangisan bayi.
Setiap suara adalah gelombang yang dihasilkan getaran, dan getaran itu punya frekuensi. Ketika dua gelombang berlawanan bertemu, keduanya saling meniadakan. Fenomena ini disebut destructive interference.
ANC menangkap audio lewat mikrofon, menganalisisnya, lalu memutar sinyal terbalik. Gelombang asli dan gelombang terbalik saling menghapus, sehingga sebagian besar suara luar tidak terdengar. Headphone juga butuh chip bertenaga yang menghitung semuanya dalam milidetik, karena keterlambatan sekecil apa pun merusak pengalaman mendengarkan.
Karena itu, headphone dan earbuds ber-ANC cenderung lebih mahal dibanding model dengan passive noise cancelling. Passive cancellation hanya mengandalkan isolasi fisik earcup yang menutup telinga atau earbuds yang masuk ke liang telinga.
Setelah terbiasa memakai ANC, banyak pengguna sulit kembali ke headphone biasa. Manfaat paling kentara adalah hilangnya suara mengganggu, sehingga perjalanan panjang dengan pesawat terasa jauh lebih nyaman.
Karena tidak perlu melawan bising luar, kualitas audio yang terdengar juga lebih baik. Detail lagu atau film lebih mudah tertangkap tanpa distraksi.
ANC juga membuat headphone lebih aman untuk telinga. Pengguna tidak perlu menaikkan volume sampai maksimal untuk menenggelamkan suara luar, yang berisiko merusak pendengaran. Untuk panggilan telepon, suara lawan bicara terdengar lebih jelas.
Dalam kondisi tertentu, ANC tetap berguna meski pengguna tidak sedang mendengarkan musik atau menonton. Fitur ini bisa memberi keheningan saat butuh fokus. Sebagian orang bahkan memakai earbuds ber-ANC untuk tidur.
ANC paling efektif meredam suara rendah dan stabil seperti dengung pesawat atau AC. Fitur ini tidak sekuat itu menghadapi suara tinggi mendadak, misalnya klakson atau orang berteriak.
Bergantung pada modelnya, ANC kadang menurunkan kualitas audio. Sebagian pengguna juga melaporkan telinga terasa sakit saat fitur ini aktif.
Terlalu mengisolasi diri dari lingkungan bisa jadi masalah. Tanpa mendengar sekitar, pengguna berisiko kurang waspada di situasi yang butuh perhatian ekstra. Mendengar suara mobil saat menyeberang jalan atau bersepeda itu penting. Berbicara dengan orang di dekat kita saat ANC menyala juga tidak nyaman.
Sejumlah studi bahkan menyebut noise cancellation dapat memengaruhi cara otak menyaring suara latar. Karena itu, banyak headphone menyediakan mode hybrid seperti Transparency Mode di AirPods. Mode ini menyeimbangkan ANC dengan suara dari luar.
ANC juga menguras baterai jauh lebih cepat. Mematikan fitur ini bisa membuat earbuds bertahan lebih lama sepanjang hari, meski banyak orang rela membayar "harga" tersebut demi keheningan.
Matikan ANC saat berjalan di area lalu lintas, bersepeda, atau menyeberang jalan. Nonaktifkan juga ketika berbicara dengan orang di sekitar, karena mode transparansi membuat percakapan lebih lancar.
Jika baterai menipis dan masih butuh headphone seharian, mematikan ANC adalah langkah paling cepat menghemat daya. Untuk pengguna yang sensitif terhadap tekanan di telinga, coba mode hybrid atau kurangi durasi pemakaian ANC.
Headphone ber-ANC paling cocok untuk pekerja kantor, pelancong, dan siapa pun yang butuh fokus di lingkungan bising. Pengguna yang sering beraktivitas di jalan sebaiknya memilih model dengan mode transparansi yang mulus, bukan yang mengisolasi total.