MATARAM — Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Tri Widiarto, menyampaikan prakiraan cuaca untuk gelaran MotoGP Mandalika yang berlangsung 9-11 Oktober 2026. Menurutnya, curah hujan diprediksi tidak ada selama tiga hari penyelenggaraan. Kondisi cuaca justru didominasi cerah berawan di kawasan sirkuit Lombok Tengah.
"Untuk kegiatan MotoGP diprediksi curah hujan tidak ada, namun lebih ke cuaca cerah berawan," ujar Tri Widiarto di Mataram, Kamis (1/10/2026).
Meski terbebas dari hujan, penonton tetap perlu mewaspadai dampak cuaca terik selama menyaksikan balapan. BMKG meminta pengunjung memperhatikan paparan sinar matahari langsung yang bisa memicu berbagai keluhan kesehatan. Persiapan menghadapi panas sebaiknya dilakukan sejak sebelum berangkat ke sirkuit.
Kementerian Kesehatan menyarankan penggunaan topi atau pelindung kepala untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung. Pakaian yang ringan dan longgar juga membantu kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan. Bagian kulit yang tidak tertutup pakaian dapat dilindungi dengan tabir surya minimal SPF 30.
Menjaga asupan cairan menjadi perhatian utama saat cuaca panas. Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa kekurangan minum dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, dan sakit kepala. Penonton perlu mengenali keluhan yang muncul selama berada di bawah terik matahari.
Pusing, mual, kram, jantung berdebar lebih cepat, serta urine berwarna kuning pekat termasuk tanda yang perlu diwaspadai saat tubuh terdampak panas. Upaya mendinginkan tubuh dapat dilakukan menggunakan kain basah pada pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh. Apabila keluhan tidak membaik, pengunjung sebaiknya segera meminta bantuan tenaga kesehatan.
Perhatian terhadap kenyamanan penonton menjadi penting di tengah minat warga menyaksikan balapan secara langsung. Sebelumnya, kuota pertama tiket harga khusus bagi warga NTB telah habis terjual. ITDC kemudian membuka kuota kedua untuk program serupa.
Program tersebut memberikan diskon 50 persen bagi warga NTB, dengan pilihan tiket mulai Rp200 ribu. Menjelang keberangkatan, penonton dapat mengikuti pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Prakiraan cuaca menjadi bekal untuk menyesuaikan perlengkapan dan aktivitas selama berada di kawasan Mandalika.