NUSA TENGGARA BARAT — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,20% ke level 6.130,93 pada perdagangan pagi ini, melanjutkan tren positif dari pembukaan di posisi 6.126,40. Sebanyak 280 saham menguat, 177 melemah, dan 234 stagnan, sementara kapitalisasi pasar tercatat Rp 10.794,31 triliun. Penguatan terjadi di tengah arus keluar dana asing yang masih berlanjut.
Berdasarkan data RTI Business, volume perdagangan pagi ini mencapai 10,73 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 785,94 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat 100.133 kali transaksi.
Dari total saham yang diperdagangkan, 280 saham menguat, 177 saham melemah, dan 234 saham stagnan. Komposisi ini menunjukkan sentimen positif yang cukup merata di pasar, meski belum didukung volume transaksi yang besar.
Sepanjang lima hari perdagangan terakhir, IHSG mencatat penguatan tipis 0,09%. Sementara sejak awal 2026, indeks saham telah menguat hingga 29,14%, mencerminkan tren bullish jangka panjang yang masih terjaga.
Pada perdagangan Senin (5/10), IHSG mencatat net foreign sell sebesar Rp 115,72 miliar. Sepanjang 2026, akumulasi net foreign sell mencapai Rp 82,67 triliun, menandakan investor asing masih cenderung mengurangi eksposur di pasar saham Indonesia.
Meski demikian, penguatan IHSG pagi ini menunjukkan daya tahan pasar domestik di tengah tekanan eksternal. Investor akan mencermati apakah tren positif ini berlanjut hingga penutupan sesi hari ini.