Tandu Asli Jenderal Sudirman Dipamerkan di Museum Satria Mandala Jakarta

Penulis: Zaki Mubarak  •  Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:49:01 WIB

NUSA TENGGARA BARAT — Museum Satria Mandala di Jakarta Selatan menyimpan tandu asli yang dipakai Jenderal Sudirman memimpin perang gerilya sejauh 1.000 kilometer. Tandu berukuran 1,5 meter itu ditempatkan di Ruang Dharmapertiwi Jayasakti dan menjadi saksi Agresi Militer Belanda II 1948-1949.

Perjalanan gerilya Jenderal Sudirman dari Yogyakarta menuju Kediri ditempuh dalam tujuh bulan karena dilakukan dengan berjalan kaki. Kondisi sakit tuberkulosis yang dideritanya membuat Panglima Besar itu harus ditandu sepanjang rute perang kemerdekaan.

Jejak Perang Gerilya dalam Sebuah Tandu

Tandu yang dipamerkan di Museum Satria Mandala bukan replika. Kasub Promosi Museum Satria Mandala, Yulianto Setiawan, memastikan benda itu asli digunakan saat Agresi Militer Belanda II.

"Tandu asli ini pernah dipakai Pak Sudirman perang gerilya saat Agresi Militer Belanda II pada tahun 1948 sampai 1949," kata Yulianto kepada detikTravel.

Perjalanan gerilya dimulai dari Yogyakarta pada 22 Desember 1948 dan berakhir 8-10 Juli 1949. Rute menuju Kediri itu memakan waktu tujuh bulan.

Peta Perjalanan di Ruang Pameran

Selain tandu, museum menampilkan peta besar yang menggambarkan rute perjalanan Jenderal Sudirman. Pengunjung bisa melihat alur perjalanan dari Yogyakarta hingga Kediri dalam satu tampilan.

"Dengan jalan kaki sepanjang seribu kilometer dalam kondisi sakit, ditempuh selama tujuh bulan. Ini kisah nyatanya. Jadi ini bukti sejarahnya, tandu ini," ujar Yulianto.

Lokasi dan Akses ke Museum

Museum Satria Mandala berada di Jalan Gatot Subroto No.14, Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Lokasinya berada di kawasan perkantoran dan mudah dijangkau dari pusat kota.

Pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi, taksi, atau transportasi online menuju museum. Kawasan ini dilalui banyak rute bus kota dan TransJakarta dari arah Kuningan maupun Mampang.

Informasi Kunjungan

Tandu bersejarah lengkap dengan kainnya dipamerkan di Ruang Dharmapertiwi Jayasakti, salah satu ruangan utama museum. Harga tiket, jam operasional, dan jadwal buka terkini dapat dikonfirmasi langsung ke pihak Museum Satria Mandala atau dinas pariwisata setempat.

Tips Berkunjung

Sisihkan waktu untuk menyusuri seluruh ruang pameran karena koleksi museum mencakup lebih dari tandu Sudirman. Datang pada hari kerja jika ingin suasana lebih tenang, dan catat nomor kontak museum sebelum berangkat untuk memastikan jadwal buka.

Bagi pelajar dan keluarga, tandu ini menjadi titik masuk yang kuat untuk membahas perang gerilya secara konkret. Melihat benda asli memberi pengalaman berbeda dibanding membaca buku sejarah.

Durasi ideal kunjungan ke Museum Satria Mandala sekitar satu hingga dua jam, tergantung minat pada tiap koleksi. Cek dulu jadwal buka sebelum berangkat agar perjalanan tidak sia-sia.

Reporter: Zaki Mubarak
Sumber: travel.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top