SUMBAWA BARAT — Kecamatan Taliwang mengunci posisi puncak klasemen akhir MTQ Ke-22 Tingkat Kabupaten Sumbawa Barat dengan total 169 poin. Perolehan itu unggul 18 poin atas Sekongkang yang menempati posisi kedua dengan 151 poin, sementara Jereweh mengumpulkan 134 poin di urutan ketiga.
Papan tengah dihuni Brang Rea dengan 114 poin dan Poto Tano 111 poin. Brang Ene menyusul di posisi keenam dengan 105 poin, disusul Seteluk 92 poin dan Maluk 73 poin di dasar klasemen.
Bupati Apresiasi Kafilah, Dorong Pembinaan Berkelanjutan
Bupati Sumbawa Barat H. Amar Nurmansyah mengapresiasi seluruh kafilah yang tampil di arena lomba. Menurutnya, capaian para juara menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan peserta.
"Capaian ini menjadi bagian dari proses untuk terus mengasah kemampuan, meningkatkan pemahaman, dan memantapkan penguasaan bidang masing-masing," ujar Bupati Amar, Jumat, 2 Oktober 2026.
Pemkab Sumbawa Barat memproyeksikan para pemenang mewakili daerah ke ajang yang lebih tinggi. Bupati menekankan peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) KSB dalam mematangkan persiapan peserta.
"Pembinaan secara berkelanjutan dan terpadu akan meningkatkan kemampuan peserta sekaligus mempersiapkan mereka menuju MTQ tingkat provinsi hingga nasional," lanjut Bupati.
Brang Ene Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-23 Tahun 2027
Pemkab KSB resmi menunjuk Kecamatan Brang Ene sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Ke-23 pada 2027 mendatang. Keputusan itu mendorong jajaran pemerintah kecamatan calon tuan rumah merancang persiapan lebih awal.
"Calon tuan rumah harus mempersiapkan pelaksanaan sejak dini dengan mengambil pembelajaran terbaik dari tahun ini," pesan Bupati Amar kepada camat dan tokoh masyarakat Brang Ene.
Penutupan ajang syiar Islam ini menjadi momentum melahirkan generasi Qurani berprestasi di Tanah Pariri Lema Bariri. Kegiatan tahunan tersebut sekaligus mengusung misi transformasi kesejahteraan masyarakat Sumbawa Barat.
Piala dan Hadiah Diserahkan Langsung ke Pemenang
Bupati Amar mengingatkan peserta yang belum menang agar tidak berkecil hati. Seluruh jajaran Forkopimda dan pimpinan daerah turut menyerahkan piala serta hadiah langsung kepada para pemenang.
"Jadikan momentum ini untuk terus belajar dan memperkuat siar Al-Qur'an di tengah masyarakat," pungkas Bupati Amar.