DKP Sumbawa Barat Temukan Residu Pestisida di 4 Komoditas Pangan Dapur MBG, Bawang Merah hingga Sawi

Penulis: Uki Damayanti  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:31:01 WIB
Petugas DKP Sumbawa Barat mengambil sampel pangan segar asal tumbuhan di unit dapur SPPG program MBG.

TALIWANG — Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumbawa Barat melakukan pengambilan sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan pada unit dapur SPPG program MBG. Dari pengujian itu, empat komoditas dinyatakan terdeteksi mengandung pestisida.

Kepala DKP KSB Hj. Nurul Syaspri Akhdiyanti menyebut keempat komoditas tersebut adalah bawang merah, bawang putih, bawang bombai, dan sayuran sawi. Pengecekan dilakukan dengan metode rapid test kit pestisida.

Bawang Dominan Terdeteksi Positif

Menurut Nurul, jenis bawang mendominasi temuan dalam pengawasan kali ini. “Rata-rata yang jenis bawang. Hasil pengecekan kami dengan metode rapid atau tes cepat, terdeteksi mengandung pestisida,” ujarnya.

Metode rapid test tidak mampu menunjukkan kadar pestisida yang terkandung dalam sayuran. Meski begitu, hasil positif sudah cukup menjadi sinyal adanya potensi bahaya bila dikonsumsi.

Pemilik Dapur MBG Diminta Ganti Pemasok

DKP KSB mengimbau pemilik dapur MBG untuk sementara tidak lagi mengambil bahan baku dari pemasok yang sama. Langkah itu diambil sebagai antisipasi sebelum pemasok memperbaiki kualitas pasokannya.

“Saran kami kepada pemilik dapur ganti suplayer dulu sampai suplayer awal memastikan bahan-bahan yang dipasoknya tidak mengandung pestisida lagi,” kata Nurul.

Pengawasan Juga Menyasar Pasar dan Petani Lokal

Pengawasan PSAT tidak berhenti di dapur SPPG. DKP KSB juga menyasar sejumlah pemasok buah dan sayuran di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

Pengecekan mencakup buah dan sayur yang didatangkan dari luar daerah untuk dijual di pasar, maupun hasil panen petani setempat. Nurul menyatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin untuk memastikan pangan segar yang dikonsumsi warga KSB bebas pestisida.

Pada waktu bersamaan, DKP NTB juga turun ke lapangan di Sumbawa Barat untuk melakukan pengumpulan sampel. Rapid test kit pestisida sendiri dirancang mendeteksi keberadaan pestisida dalam waktu singkat, sekitar satu jam untuk 10 bahan uji.

Residu pestisida perlu diawasi karena berisiko bagi kesehatan apabila melebihi batas aman. DKP KSB belum merinci jadwal pengujian lanjutan terhadap pemasok yang sama.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top