Wali Kota Mataram Mohan Minta ASN Tak Lalai Awasi Pergaulan Anak Usai Kasus Kekerasan Viral

Penulis: Valdi Pratama  •  Senin, 02 November 2026 | 09:31:01 WIB
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana meminta ASN meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak usai kasus kekerasan yang viral.

MATARAM — Mohan Roliskana menegaskan bahwa tanggung jawab sebagai orang tua tidak boleh kalah oleh kesibukan kedinasan. Ia meminta para ASN menjadikan peristiwa yang sempat ramai di Kota Mataram sebagai cermin dalam pola pengasuhan keluarga.

Menurut Mohan, anak-anak yang tengah mencari jati diri punya energi besar dan keinginan kuat untuk mendapat pengakuan. Tanpa pendampingan yang tepat, dorongan itu bisa tersalur ke perilaku menyimpang, mulai dari intimidasi hingga kekerasan yang melukai orang lain.

Kasus Kekerasan Viral Jadi Titik Balik Pengawasan Anak

Dalam amanatnya, Mohan menyebut peristiwa tersebut sebagai pelajaran penting bagi seluruh orang tua, bukan hanya aparat. Ia menilai pengawasan terhadap lingkungan pergaulan anak harus diperkuat sebelum persoalan kecil berkembang menjadi tindakan fatal.

"Belajar dari peristiwa yang viral di Kota Mataram kemarin, kita sebagai ASN juga memiliki tanggung jawab sebagai orang tua. Anak-anak kita perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama dalam pergaulan mereka," ujar Mohan.

Ia menekankan bahwa menjaga anak bukan sekadar mencukupi kebutuhan materi. Orang tua dituntut hadir secara emosional, menyediakan waktu untuk mendengarkan, memahami lingkungan pergaulan, serta mengetahui persoalan yang sedang dihadapi anak.

Ketahanan Keluarga Dinilai Kunci Keamanan Kota Mataram

Predikat Kota Mataram sebagai daerah aman, damai, dan harmonis menurut Mohan tidak cukup dipertahankan lewat patroli atau penegakan hukum. Ketahanan keluarga dan pola asuh yang baik menjadi fondasi penting menjaga keamanan lingkungan.

Karena itu, ia meminta para ASN membangun kesadaran mulai dari rumah masing-masing. Komunikasi dengan anak harus diperkuat agar persoalan tidak berujung pada kejadian yang tidak diinginkan.

"Jikalau dengan kata-kata anak kita tidak bisa diingatkan, jangan sampai kita diingatkan oleh suatu kejadian peristiwa," tegasnya.

Mohan berharap peristiwa tersebut menjadi momentum bagi seluruh orang tua untuk lebih peduli terhadap perilaku dan pergaulan anak. Menurutnya, menjaga keamanan dan masa depan Kota Mataram bukan semata tugas pemerintah atau aparat penegak hukum, tetapi tanggung jawab setiap keluarga.

Reporter: Valdi Pratama
Sumber: kabarberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top