Pencarian

Sumbawa Beef Wakili NTB di IPRO 2026, Pemkab Sumbawa Siapkan Insentif Investor

Jumat, 30 Oktober 2026 • 12:01:01 WIB
Sumbawa Beef Wakili NTB di IPRO 2026, Pemkab Sumbawa Siapkan Insentif Investor
Kepala DPM PTSP Kabupaten Sumbawa H. Iyang Syahruddin menyampaikan bahwa hanya Sumbawa Beef yang mewakili NTB dalam nominasi IPRO 2026.

SUMBAWA BESAR — Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten Sumbawa memastikan proposal Sumbawa Beef masuk nominasi IPRO 2026 dari tiga proposal yang diusulkan. Kepastian itu disampaikan menyusul kunjungan lokasi yang sebelumnya dilakukan tim Bank Indonesia bersama instansi terkait.

Proses kurasi terhadap proposal masih berjalan. Tim BI bersama kurator dijadwalkan melakukan penilaian lanjutan untuk menentukan apakah Kabupaten Sumbawa masuk lima besar nasional atau tidak.

Hanya Sumbawa Beef yang Lolos dari Tujuh Proposal Se-NTB

Sekretaris DPM PTSP Kabupaten Sumbawa, H. Iyang Syahruddin, menyebut pihaknya terus menyiapkan berbagai syarat agar proposal tersebut menang. Dari tujuh proposal IPRO se-NTB, hanya Sumbawa Beef yang mewakili Sumbawa.

"Hanya Sumbawa Beef saja yang mewakili Sumbawa dari 7 IPRO se-NTB. Kami juga terus melakukan persiapan agar Sumbawa Beef bisa menjadi pemenang di IPRO yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia," kata Iyang kepada Suara NTB, Kamis (29/10).

Jika dinyatakan lolos, Kabupaten Sumbawa berhak mengikuti kegiatan investment summit di Jakarta. Forum itu menjadi kesempatan bagi daerah untuk mempertemukan proyek dengan calon investor.

Perda Percepatan Investasi dan Insentif Jadi Nilai Jual

Pemerintah Kabupaten Sumbawa menyiapkan peraturan daerah tentang percepatan investasi dan pemberian insentif bagi investor. Iyang menilai kemudahan tersebut menjadi nilai jual sehingga iklim investasi di Sumbawa lebih sehat.

"Seluruh persiapan sebagai nominator terus kita lakukan salah satunya dengan kemudahan investasi dalam mewujudkan investasi yang baik," ucapnya.

Kemudahan investasi diarahkan menjadi pemicu pembangunan di Kabupaten Sumbawa. Dampak yang dibidik adalah peningkatan ekonomi masyarakat, terutama bagi warga yang menggantungkan hidup dari sektor peternakan.

Peternak Jadi Pihak yang Paling Diuntungkan

Sumbawa Beef dinilai menyimpan potensi ekonomi yang masih bisa dikembangkan, khususnya bagi masyarakat peternak. Iyang berharap nilai tambah dari program tersebut meningkat ke depan.

"Ada banyak potensi ekonomi yang bisa terus kita kembangkan dari Sumbawa beef ini terutama bagi masyarakat peternak. Sehingga kedepannya nilai tambah dari program tersebut bisa lebih meningkat," tambahnya.

Selain Sumbawa Beef, Pemkab Sumbawa mencatat rencana investasi senilai Rp1,8 triliun di bidang Energi Baru Terbarukan (EBT) berupa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Studi kelayakan proyek itu masih diproses di pihak investor yang akan mengelolanya.

Penyusunan dokumen tersebut bertujuan memastikan kesiapan lokasi proyek. Kabupaten Sumbawa masuk dalam lima besar daerah yang layak sebagai lokasi investasi, dan potensi itu telah dilirik sejumlah investor.

Follow kliklombok.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks