NUSA TENGGARA BARAT — Persaingan sengit antara dua pabrikan Italia, Ducati dan Aprilia, langsung tersaji sejak lampu start padam di hadapan publik tuan rumah. Namun, perlahan-lahan Aprilia menunjukkan superioritasnya di sirkuit cepat kebanggaan Italia tersebut. Hasil ini menempatkan dua pembalap Aprilia di posisi teratas klasemen akhir balapan.
Duel Sengit Bagnaia dan Bezzecchi di Paruh Pertama Balapan
Francesco Bagnaia sempat memberikan harapan bagi pendukung Ducati pada awal lomba. Pada putaran ketiga, ia sukses merebut posisi terdepan dari Bezzecchi setelah memanfaatkan kesalahan Jorge Martin yang melebar di tikungan.
Keunggulan Pecco tidak bertahan lama. Bezzecchi terus menempel dengan jarak hanya 0,2 detik selama beberapa lap. Memasuki lap ke-14, pembalap Aprilia itu memanfaatkan kecepatan motornya di trek lurus untuk mengambil alih pimpinan balapan di Tikungan 1.
Nasib Marc Marquez dan Raul Fernandez di Mugello
Marc Marquez kembali gagal meraih podium perdananya musim ini. Start dari posisi keempat, ia terus merosot hingga finis di urutan ketujuh. Menjelang lap-lap akhir, The Baby Alien bahkan harus merelakan posisinya direbut oleh Fabio Di Giannantonio.
Nasib lebih buruk dialami Raul Fernandez. Pembalap yang baru saja merayakan kemenangan di Sprint Race itu melakukan kesalahan fatal di Tikungan 1 pada awal balapan. Akibatnya, ia melorot jauh ke posisi ke-17 dan gagal bersaing di barisan depan.
Komposisi Enam Besar MotoGP Italia 2026
- Marco Bezzecchi (Aprilia) — Posisi pertama dengan selisih waktu 3,1 detik
- Jorge Martin (Aprilia) — Posisi kedua setelah performa konsisten di paruh akhir balapan
- Francesco Bagnaia (Ducati) — Posisi ketiga, satu-satunya wakil Ducati di podium
- Ai Ogura — Posisi keempat dengan penampilan impresif
- Fabio Di Giannantonio — Posisi kelima, menunjukkan progres positif
- Pedro Acosta — Posisi keenam setelah duel sengit di barisan depan
Aprilia Makin Perkasa di Musim 2026
Kemenangan Bezzecchi di Mugello menegaskan dominasi Aprilia musim ini. Motor pabrikan asal Noale itu terbukti unggul signifikan di sirkuit cepat seperti Mugello. Bezzecchi bahkan mencatatkan waktu putaran terbaik 1 menit 46,6 detik pada lap-lap akhir, membuatnya mustahil dikejar pesaing.
Hasil ini membuat persaingan gelar juara dunia musim 2026 semakin menarik. Dengan dua pembalap di posisi teratas klasemen, Aprilia kini menjadi ancaman serius bagi dominasi Ducati yang sudah berlangsung beberapa musim terakhir.