MATARAM — Komunitas Big Bike Lombok (BBL) bersiap menggetarkan aspal Nusa Tenggara Barat melalui agenda tahunan bergengsi BBL Coastal Escape Ride 2026. Perjalanan yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ini akan menempuh rute lintas pulau, mulai dari daratan Lombok hingga pesisir Pulau Sumbawa. Misi utama kegiatan ini membawa pesan kuat tentang persaudaraan, petualangan, dan kecintaan terhadap potensi daerah.
Ketua Big Bike Lombok, Henrikky Manulang, memimpin langsung rombongan yang terdiri dari anggota BBL serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Coastal Escape Ride 2026 dirancang bukan sekadar ajang pamer motor besar. Perjalanan ini menjadi sarana eksplorasi destinasi wisata yang menyatukan semangat otomotif dengan keindahan alam lokal.
Para riders dijadwalkan menempuh perjalanan dari Mataram menuju Lombok Timur untuk melakukan penyeberangan ke Pulau Sumbawa. Pada hari pertama, rombongan akan beristirahat di Villa Aqila, Sumbawa, yang menjadi titik perhentian perdana setelah menyeberangi selat. Lokasi ini dipilih untuk memulihkan stamina sebelum melanjutkan penjelajahan di hari berikutnya.
Memasuki hari kedua, perjalanan berlanjut menuju kawasan Kertasari. Di sini, peserta akan bermalam di Hotel The Whales and Waves, sebuah lokasi yang populer dengan panorama laut dan deburan ombaknya yang menenangkan. Kawasan pesisir Sumbawa ini menawarkan pengalaman berkendara yang berbeda dengan karakteristik jalanan tepi pantai yang menantang.
Sebagai penutup pada hari ketiga, rombongan akan kembali menuju Lombok melalui jalur Sembalun. Jalur pegunungan ikonik di kaki Gunung Rinjani ini dipilih untuk memberikan pengalaman touring yang lengkap. Peserta akan disuguhi kontras suasana, mulai dari udara pesisir Sumbawa yang hangat hingga hawa sejuk dan lanskap perbukitan hijau di Lombok Timur.
Agenda tahun ini terasa lebih istimewa dengan kehadiran sejumlah tokoh usaha dan praktisi pariwisata besar di NTB. Partisipasi mereka menjadi simbol kolaborasi nyata dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas atau sport tourism. Kehadiran para pengusaha ini sekaligus memperkuat jejaring ekonomi antarwilayah di NTB.
Tercatat nama-nama pengusaha besar seperti Ketut Suadika yang merupakan pemilik Lombok Wildlife Park, serta Masiseng, pemilik jaringan hotel di Gili Air, bergabung dalam rombongan. Selain itu, deretan pengusaha dari Mataram, Bima, dan Sumbawa seperti Budi, Fredy, Frank, dan Yoko juga turut memperkuat nuansa silaturahmi lintas daerah dalam agenda ini.
“BBL Coastal Escape Ride 2026 adalah perjalanan untuk mempererat brotherhood, menikmati keindahan Lombok dan Sumbawa, serta menjaga semangat kebersamaan di jalan. Kami ingin setiap rider merasakan bahwa touring ini bukan sekadar perjalanan, tetapi pengalaman yang penuh cerita,” ujar Henrikky Manulang.
Pria yang akrab disapa Rikky ini menekankan bahwa keselamatan dan ketertiban menjadi prioritas utama selama di jalan raya. BBL berkomitmen menunjukkan citra positif komunitas motor besar yang menghormati pengguna jalan lain. Melalui kegiatan ini, Big Bike Lombok berharap dapat membangun citra komunitas otomotif yang solid, elegan, dan berkontribusi langsung pada promosi keindahan alam NTB.