BIMA — Pemerintah Kabupaten Bima memastikan 26 ekor sapi kurban akan didistribusikan ke seluruh kecamatan pada Iduladha 1447 Hijriah. Jumlah itu bertambah enam ekor dari tahun sebelumnya yang hanya 20 ekor.
Plt. Kabag Kesra Setda Kabupaten Bima, H. Ahyani, mengatakan penambahan dilakukan setelah Bupati Ady Mahyudi menerima banyak masukan dari masyarakat. “Biasanya 18 kecamatan ditambah Bupati dan Wakil Bupati jadi 20 ekor. Sekarang justru ditambah oleh Bupati menjadi 26 ekor,” katanya, Senin (18/5).
Enam ekor sapi tambahan tidak hanya disalurkan ke kecamatan. Ahyani merinci, sapi-sapi itu akan dikirim ke Polres Kabupaten Bima, Polres Bima Kota, Kejaksaan, pengadilan, serta lembaga lain yang diusulkan langsung oleh Bupati. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap aparat yang bertugas di wilayah tersebut.
Proses pengadaan hewan kurban masih dalam tahap tender. Ahyani menargetkan pengumuman pemenang tender paling lambat besok. “Insya Allah paling telat besok sudah diumumkan karena waktunya sudah sangat dekat,” ujarnya.
Selain hewan kurban dari APBD, Kabupaten Bima kembali menerima dua ekor sapi kurban dari Presiden RI, Prabowo Subianto. Bantuan tersebut akan disalurkan di wilayah Kabupaten Bima, melengkapi pasokan hewan kurban dari pemerintah daerah.
Ahyani menambahkan, sejumlah instansi dan perusahaan diperkirakan ikut menyalurkan hewan kurban melalui Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Bima. “Biasanya tiga sampai empat hari sebelum Iduladha mereka daftar di PHBI Kabupaten. Dari Bank NTB juga biasanya ada sampai tiga atau empat ekor sapi, bahkan kambing juga ada,” katanya.
Pelaksanaan Salat Iduladha tingkat Kabupaten Bima tahun ini direncanakan dipusatkan di Desa Rato, Kecamatan Lambu. Lokasi tersebut masih menunggu penetapan resmi dari Bupati Bima. “Berdasarkan petunjuk sementara dari Bupati, Iduladha direncanakan di sana,” pungkas Ahyani.