Figur Muda Dr. Gema Dinilai Mampu Kembalikan Kejayaan Demokrat NTB, Pengamat Sebut 5 Modal Kunci

Penulis: Wendra Kusuma  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 22:35:40 WIB
Dr. Gema Akhmad Muzakkir dianggap sebagai figur muda yang potensial memimpin Partai Demokrat NTB.

MATARAM — Pengamat Politik sekaligus Dosen Politik UIN Mataram, Dr. Ihsan Hamid, MA.Pol, menyebut figur muda Dr. Gema Akhmad Muzakkir sebagai representasi energi perubahan yang dibutuhkan Partai Demokrat NTB saat ini. Menurutnya, sosok ini sejalan dengan spirit kepemimpinan Ketua Umum AHY yang progresif dan dekat dengan generasi muda.

"Figur seperti ini sangat dibutuhkan PD NTB saat ini," ujar Ihsan kepada wartawan, baru-baru ini.

Lima Modal yang Dianggap Kunci

Ihsan mengidentifikasi setidaknya lima faktor yang membuat Dr. Gema layak diperhitungkan dalam bursa calon ketua DPD. Pertama, dari sisi figuritas dan kepemimpinan. Karakternya yang energik dan progresif dinilai mampu menghadirkan semangat baru di internal partai.

"Dengan usia yang relatif muda, Dr. Gema memiliki peluang besar menggaet pemilih milenial dan Gen Z yang jumlahnya mencapai sekitar 60 persen dari total DPT di NTB," jelasnya.

Modal Elektoral dari Lombok Timur

Kedua, pengalaman sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur yang berhasil memenangkan kontestasi politik menjadi modal strategis. Lombok Timur merupakan daerah dengan jumlah penduduk terbesar di NTB, mencapai sekitar 1,46 juta jiwa dengan hampir satu juta DPT pada Pemilu 2029 mendatang.

"Keberhasilan membangun komunikasi politik di daerah dengan basis demografi terbesar di NTB menunjukkan kapasitas kepemimpinan dan kemampuan manajerial politik yang kuat," kata Ihsan.

Faktor Finansial dan Jaringan

Ketiga, kesiapan finansial dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung efektivitas kerja politik partai. Ihsan melihat Dr. Gema memiliki kemampuan membangun jaringan sosial-politik yang dapat menopang konsolidasi organisasi secara berkelanjutan.

"Modalitas finansial yang kuat tentu akan sangat membantu efektivitas gerakan politik dalam memperluas jangkauan elektoral dan meningkatkan kepercayaan publik," ujarnya.

Keempat, jaringan sosial dan politik yang luas. Menurut Ihsan, PD NTB membutuhkan pemimpin yang memiliki koneksi kuat dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh daerah, hingga jaringan politik nasional. Ia menilai Dr. Gema telah memenuhi syarat tersebut melalui relasi lintas komunitas, termasuk komunikasi dengan sejumlah tokoh di tingkat DPP Partai Demokrat.

Strategi Jangka Panjang

Kelima, kemampuan membangun strategi politik jangka panjang. Ihsan menilai Dr. Gema tidak hanya fokus pada momentum elektoral sesaat, tetapi juga memiliki visi penguatan struktur partai melalui kaderisasi dan pendekatan politik berbasis data serta aspirasi masyarakat.

"Penguatan struktur, kaderisasi, dan strategi politik jangka panjang menjadi poin penting yang saya lihat dimiliki Dr. Gema," tandasnya.

Musda Partai Demokrat NTB yang dijadwalkan berlangsung tahun 2026 akan menjadi ajang penentuan bagi kepemimpinan baru partai di tingkat provinsi. Nama Dr. Gema menjadi salah satu yang kini ramai diperbincangkan di kalangan kader dan pengamat politik setempat.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: kabarberita.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top