NUSA TENGGARA BARAT — Kepastian gelar datang tanpa Arsenal harus bermain. Bournemouth menahan City 1-1 di Vitality Stadium, membuat jarak poin di puncak klasemen tetap empat angka dengan satu pertandingan tersisa. The Cherries sendiri sudah memastikan tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
City tertinggal lebih dulu lewat gol Eli Junior Kroupi sebelum Erling Haaland menyamakan kedudukan di masa injury time. Namun hasil imbang itu tak cukup untuk memperpanjang persaingan gelar. Pasukan Pep Guardiola, yang akan ditinggal sang pelatih pada akhir musim setelah 10 tahun berkuasa, kehilangan momentum kritis.
“Selamat untuk Arsenal, tapi bagi City, kami berharap lebih. Saat semuanya ada di tangan mereka, mereka gagal menyelesaikannya,” ujar mantan bek City Micah Richards. “Ini hari yang buruk. Jatuh seperti ini melawan Everton dan Bournemouth, kami berharap lebih.”
Arsenal memanaskan persaingan setelah menang 1-0 atas Burnley pada Senin (11/5) berkat gol Kai Havertz. Kemenangan itu memaksa City wajib menang untuk memangkas jarak menjadi dua poin. Namun Guardiola dan anak asuhnya tak mampu memenuhi ekspektasi.
Declan Rice, gelandang Arsenal, mengakui keyakinan timnya tak pernah goyah meski sempat kalah dari City di Etihad bulan lalu. Sejak kekalahan itu, Arsenal memenangkan empat laga beruntun tanpa kebobolan satu gol pun.
“Kami tahu dari dalam bahwa kami punya keyakinan dan masih bisa menang (setelah kalah dari City),” kata Rice. “Tapi ini emosional karena dari mana klub ini berasal dalam 10 tahun terakhir — naik turun. Saya tidak di sini sebelumnya, tapi saya tahu, saya dengar, dan menjadi bagian dari apa yang terjadi sekarang sangat spesial.”
Arsenal berpeluang mencetak sejarah ganda musim ini. Pekan depan, tepatnya Sabtu (23/5) di Budapest, mereka akan menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions. Jika menang, Arsenal akan meraih trofi Si Kuping Besar untuk pertama kalinya dalam sejarah klub — melengkapi musim yang sudah sempurna di domestik.
Perayaan liar terjadi di berbagai penjuru London utara. Para suporter memadati pub untuk menyaksikan hasil pertandingan Bournemouth vs City, berharap kabar baik tanpa tim kesayangan mereka bermain. Harapan itu akhirnya menjadi kenyataan.