Belanja Batik di Sela Forum Forkopimda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Laos Borong Tenun Khas Lombok

Penulis: Wendra Kusuma  •  Rabu, 20 Mei 2026 | 11:45:11 WIB
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos meninjau stan UMKM lokal di Forum Forkopimda Regional NTB.

MATARAM — Bukan hanya mengikuti agenda kenegaraan, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos juga menyisihkan waktu untuk melihat produk UMKM lokal saat menghadiri Rapat Forum Forkopimda Regional di Hotel Merumatta Senggigi, Selasa (19/5/2026). Momen ini terekam saat ia berkeliling stan yang didirikan di depan aula tempat pertemuan berlangsung.

Satu stan yang menyita perhatiannya adalah lapak kain batik berwarna kuning dengan corak khas Lombok. Gubernur Sherly tampak antusias menanyakan detail produk kepada Ketua TP PKK setempat, apakah kain tersebut dijual satu set utuh atau terpisah. Setelah dirasa cocok, ia pun langsung memutuskan untuk membeli.

Motif Khas Lombok yang Memikat Hati Gubernur

"Saya suka dengan corak batik atau tenun Lombok NTB secara umum," ujar Gubernur Sherly di sela-sela kunjungannya. Ketertarikan ini menunjukkan bahwa produk fesyen lokal NTB memiliki daya tarik lintas daerah, bahkan mampu memikat pejabat dari provinsi lain.

Kunjungan Sherly ke Lombok Barat bukan sekadar agenda seremonial. Dalam forum yang sama, ia turut mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait meninjau program Bedah Rumah (BSPS) di Dusun Gegutu Reban, Desa Dasan Geria, Kecamatan Lingsar. Di lokasi itu, mereka melihat langsung kondisi rumah warga penerima bantuan.

Rangkaian Agenda di Lombok Barat

Forum Forkopimda Regional yang dihadiri Sherly juga melibatkan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri PKP Maruarar Sirait. Pertemuan ini membahas isu strategis keamanan dan pembangunan di kawasan Nusa Tenggara dan Maluku.

Selain itu, Gubernur Sherly juga mengikuti malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di hotel yang sama. Kehadirannya di NTB menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarprovinsi, sekaligus menunjukkan bahwa produk UMKM lokal seperti batik dan tenun Lombok layak menjadi ikon yang dipromosikan hingga ke tingkat nasional.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top