NUSA TENGGARA BARAT — Laga di Riyadh itu berjalan menegangkan meski Al Nassr tak pernah tertinggal. Damac sempat memberikan tekanan setelah mencetak gol balasan pada menit ke-58, memperkecil kedudukan menjadi 2-1. Ketegangan baru benar-benar pecah lima menit berselang.
Ronaldo mengambil alih situasi. Tendangan bebasnya pada menit ke-63 tak mampu dihalau kiper Damac, membawa Al Nassr unggul 3-1. Saat merayakan gol, Ronaldo terlihat berteriak dengan mata berkaca-kaca, langsung dikerubungi rekan setimnya. Video momen haru itu kemudian menyebar cepat di media sosial.
Ia kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-81, memastikan kemenangan 4-1. Dua menit berselang, pelatih menariknya keluar lapangan. Kamera menangkap Ronaldo menyeka air mata sambil berjalan, dan sempat mencium logo Al Nassr di kostumnya.
Gelar ini menjadi yang pertama bagi Ronaldo sejak bergabung dengan Al Nassr pada pertengahan musim 2022/2023. Butuh waktu 3,5 musim bagi pemain berusia 40 tahun itu untuk merasakan mahkota juara liga di Timur Tengah. Sebelumnya, ia telah memenangkan gelar di Inggris, Spanyol, Italia, dan Portugal.
Kemenangan ini tak hanya mengakhiri dominasi Al Hilal, tetapi juga menegaskan bahwa Ronaldo masih menjadi pembeda di momen krusial. Air mata yang ia tunjukkan bukan sekadar luapan emosi, melainkan bukti betapa beratnya perjalanan Al Nassr musim ini hingga akhirnya bisa mengangkat trofi.